Ancelotti Pengganti Luxemburgo?
Sabtu, 12 Mar 2005 10:09 WIB
Jakarta - Panasnya kursi pelatih Real Madrid kini juga menerpa Vanderley Luxemburgo. Sukses meraih 9 kali kemenangan di Liga Spanyol hanya mampu meredakan suhu di Santiago Barnebue selama kurang lebih dua bulan. Kini, ancaman bakal terdepak juga membayang-bayangi pelatih top asal Brasil tersebut.Adalah hasil pertandingan Liga Champions pekan lalu yang mengubah segalanya. Tersingkirnya Madrid setelah kalah dari Juventus membuat nilai Luxemburgo terjun bebas. Bila sebelumnya, ia dipuji setinggi langit, kini raportnya mulai berwana-warni.Maklum saja, tersingkir dari ajang Liga Champions membuat Madrid terancam tanpa gelar musim ini. Di Piala Raja, mereka telah tersingkir, sementara untuk menjadi jawara Liga Spanyol bak mission imposible, mengingat Madrid masih terpaut 9 angka dari pemimpin klasemen, Barcelona.Tribal Football, Sabtu (12/3/2005), menulis usai kekalahan itu, Presiden Madrid Florentino Perez langsung berembug dengan GM Madrid asal Itali, Arrigo Sacchi. Mereka mengevaluasi dan memprediksi prospek Madrid di bawah Luxemburgo. Dan hipotesisnya, Luxemburgo harus diganti.Sebagai kandidat successor, Sacchi pun merekomendasikan Carlo Ancelotti, mantan anak asuhnya di AC Milan. Kabarnya, Perez pun setuju. Sudah lama ia terkesan pada Ancelotti. "Apapun lakukan saja asal Ancelotti bisa bergabung di sini," begitu titahnya.Namun kendalanya, upaya ini jelas tak mudah. Soalnya, Ancelotti yang baru saja mereguk anggur kesuksesan bersama Milan dalam tahun-tahun terakhir ini, enggan meletakkan cangkirnya. "Saya sangat bahagia di Milan. Ini adalah klub terbesar di dunia. Kenapa saya harus meninggalkannya," cetusnya.Tapi...eiittt, nanti dulu kemungkinan pindah masih belum padam 100%. Apalagi bila Ancelotti tergoda mengikuti jejak Fabio Capello di awal tahun 1990-an. Saat itu, demi Madrid, Capello melepas the dream team Milan. Hebatnya, Capello sukses menukangi Madrid di tahun pertamanya. (tbs/)











































