Real Bakal Dipimpin Mantan Pereli?

Real Bakal Dipimpin Mantan Pereli?

- Sepakbola
Kamis, 17 Mar 2005 12:05 WIB
Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari Real Madrid. Mantan pereli beken Spanyol Carlos Sainz berminat untuk menjadi kandidat presiden menggantikan Florentino Perez. Mungkin tidak banyak yang tahu kalau Sainz adalah seorang Madridistas. Sebagai pencinta Real, hati Sainz tergugah melihat klub kesayangannya berakhir tanpa satu pun gelar dua musim terakhir. Namun tak seperti Madridistas kebanyakan yang hanya senang mengkritik, Sainz berniat mengembalikan kejayaan Real dengan terlibat langsung dalam kepengurusan tim jawara sembilan kali Liga Champions tersebut. Ya, Sainz berminat untuk mendaftar jadi kandidat presiden Real. "Masih ada tiga tahun lagi sebelum pemilihan presiden yang baru. Siapa tahu yang akan terjadi kemudian? Akan sangat menyenangkan menjadi presiden Real Madrid, meskipun semua tahu itu bukan pekerjaan yang mudah," tutur pria 42 tahun ini seperti dikutip Goal, Kamis (17/3/2005).Menurut mantan jawara kejuaraan reli dunia (WRC) 1990 dan 1992 ini salah satu pangkal keterpurukan Real adalah karena kesalahan Perez. Meski mengaku menghormati Perez, namun Sainz mengatakan ada yang salah dengan kebijakan transfer pemain yang diterapkan presiden Real sejak tahun 2000 itu. "Saya tak akan menentangnya (Perez). Namun sudah jelas kalau sistem yang diterapkannya sekarang tak bekerja dengan baik. Yang diperlukan Real adalah para pemain yang bangga mengenakan seragam Real," tukasnya. Sepanjang kepemimpinannya, Perez terkenal dengan kebijakan pembelian pemain "Pavon dan Zidane". Artinya, setiap musim Perez akan mendatangkan pemain bintang, sekaligus merekrut pemain muda binaan klub. Kebijakan tersebut berhasil mendatangkan bintang dunia seperti Luis Figo, Zidane, Ronaldo, David Beckham dan terakhir Michael Owen. Namun kegagalannya adalah mendatangkan pemain-pemain berkualitas yang sesungguhnya dibutuhkan oleh tim. Meskipun demikian, Perez masih bertahan di puncak teratas kepemimpinan Real hingga saat ini. Saat digelar pemilihan presiden Agustus tahun lalu, pria berkacamata ini dipilih oleh 90 persen pemegang saham dan diserahi tanggung jawab untuk memimpin Real hingga tahun 2008. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads