Musim ketiga Neymar bersama Los Cules memang tidak sementereng musim lalu di mana dia mengemas 39 gol dalam 51 penampilan. Sejatinya statistik pesepakbola Brasil itu tergolong bagus: 29 gol dalam 45 penampilan.
Masalahnya setelah jeda internasional, Neymar gagal membuat gol atau assist di lima pertandingan. Baru di dua pertandingan terakhir Barca melawan Deportivo La Coruna dan Sporting Gijon, pemain berusia 24 tahun ini mencatatkan namanya di papan skor lewat sumbangan masing-masing satu gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau Anda adalah Neymar atau [Lionel] Messi atau [Luis] Suarez, orang-orang mengharapkan gol-gol di setiap pekan atau penampilan-penampilan yang brilian," ucap Davids, yang dikutip Soccer Way. "Mereka itu 'kan manusia."
"Dia sudah tampil fantastis di musim lalu dan manusiawi kalau dia sedikit menurun, tapi dia masih bisa mengakhiri musim dengan penampilan terbaik."
Setela mengakhiri tren buruk, Barcelona masih mempertahankan puncak klasemen dengan 82 poin, sama dengan Atletico Madrid di bawahnya dan hanya unggul satu angka dari Real Madrid. Dengan tiga laga sisa, Davids tak ragu Barca tetap mampu mempertahankan posisinya sampai kompetisi berakhir.
"Ini ketat, tapi Barcelona tetaplah Barcelona dan mereka akan selalu punya kesempatan untuk menang," lanjut Davids. "Mereka memang sempat sedikit ceroboh belakangan ini tapi saya yakin mereka bisa mempertahankannya [titel juara]." (rin/cas)











































