Di musim terakhirnya berseragam Liverpool yakni 2013/2014, Suarez tampil trengginas dengan torehan 31 gol yang membuat meraih Golden Shoe (Sepatu Emas) sebagai perlambang pemain tertajam di Eropa. Dia berbagi dengan Cristiano Ronaldo.
Sayangnya pencapaian pribadi itu tak disertai keberhasilan Liverpool juara liga karena terpeleset di pekan-pekan terakhir dan akhirnya disalip Manchester City.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peluang besar tentunya bagi Suarez menjadi El Pichichi dan kembali merebut sepatu emas. Tapi, Suarez lebih fokus membawa Barca jadi juara liga di pekan terakhir.
Yang Barca harus lakukan adalah menang atas Granada di laga terakhir, dan hasil apapun yang diraih Madrid tak akan berpengaruh lagi.
"Saya senang bisa membantu tim, tapi memenangi El Pichichi dan Sepatu Emas tidak ada artinya jika kami gagal juara liga," ujar Suarez seperti dikutip Soccerway.
"Saya memenangi Sepatu Emas di Liverpool tapi kami gagal juara liga," sambungnya.
"Saya sangat bangga dengan apa yang saya lakukan, tapi kredit pantas diberikan ke seluruh tim," tutupnya. (mrp/rin)











































