Kalau Saja Zidane Datang Lebih Cepat

Kalau Saja Zidane Datang Lebih Cepat

Femi Diah - Sepakbola
Minggu, 15 Mei 2016 12:48 WIB
Kalau Saja Zidane Datang Lebih Cepat
Foto: Getty Images/David Ramos
Madrid - Kalau saja La Liga musim ini mulai digulirkan setelah Rafael Benitez dipecat oleh manajemen, bisa jadi Real Madrid yang juara.Β Tapi apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur, Barca yang jadi juara.

Barca menjadi juara usai mengalahkan Granada 3-0 di Estadio Los Carmenes, Sabtu (14/5/2016) dinihari WIB itu. Luis Suarez memborong tiga gol di laga itu sekaligus memastikan menyabet gelar El Pichichi.

Madrid juga meraih kemenangan atas Deportivo La Coruna 2-0. Dua gol diceploskan Cristiano Ronaldo. Tapi tambahan tiga poin di laga pamungkas itu tak cukup melewati koleksi poin Barca. Madrid harus puas menutup laga sebagai runner-up dengan nilai 90.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah 38 pertandingan, kami tidak bisa mengubah kalau Barca adalah juaranya. Mereka pantas mendapatkannya. Tapi kepada para pemain saya, angkat topi," kata Zidane setelah mengetahui hasil akhir Barca versus Granada.

Menilik statistik yang dibuat selama bersama Zidane, El Real mencatatkan penampilan yang sedikit lebih sip ketimbang Barca yang ditangani Luis Enrique. Sebagai gambaran, Barca yang memainkan 21 pertandingan menang 17 kali, seri satu kali dan kalah tiga kali. Dari laga-laga itu ada tambahan 52 poin.Β  Β 

Sementara itu dalam 20 pertandingan pertama Zidane, Madrid membuat 17 kemenangan--termasuk kemenangan 2-1 atas Barca--dan dua hasil seri, serta cuma satu kali kalah. Kemenangan atas Deportivo La Coruna itu juga menjadi kemenangan ke-12 beruntun Madrid. Mereka mengoleksi 53 poin.

Persentase kemenangan Zidane pada periode awal dia di Madrid juga cukup mengesankan. Zidane membuat 80 persen kemenangan. Β 

Persentase itu jauh lebih baik dibanding pelatih Madrid sebelumnya, Rafael Benitez, yang mencatatkan persentase kemenangan sebesar 68 persen dari total 25 pertandingan. Pada periode Baitez, Madrid juga meraih kekalahan besar 0-4 dalam El Clasico di bulan November 2015.

Selain itu, Madrid masih bertahan di Liga Champions. Bahkan, mereka berpeluang meraih trofi Liga ChampionsΒ  dengan menghadapi Atletico Madrid di partai final.

Tapi seperti kata Zidane, pekan ke-38 La Liga memang sudah dimainkan. Hasil akhir tak bisa diubah. Pertandingan-pertandingan Madrid bersama Benitez tak bisa diulang.

Fans mereka paling cuma bisa bergumam, "Seandainya Zidane datang lebih cepat."

(fem/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads