Xavi, 36 tahun, hanya membela Barca selama berkarier di Eropa. Selama 17 tahun berkostum Blaugrana, Xavi sudah menyabet begitu banyak gelar termasuk dua treble pada 2008-09 dan 2014-15 dan menjuarai dua Piala Eropa serta satu Piala Dunia bersama Spanyol.
Namun pada dua musim lalu, Xavi memutuskan meninggalkan Catalan untuk hijrah ke Timur Tengah. Dia bergabung dengan klub Qatar, Al Sadd, juga untuk menapaki karier sebagai pelatih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Messi akan menjadi nomor satu sampai yang dia inginkan. Dia superior dibandingkan siapapun dan dia merupakan yang terbaik di dunia, kecuali Anda yang mendukung Real Madrid," imbuhnya.
Ronaldo baru saja merumput lagi setelah cukup lama absen akibat cedera. Bomber Real Madrid itu menandai comeback-nya dengan sebuah gol yang membantu timnya mengalahkan Osasuna 5-2, Sabtu (10/9/2016).
Usai pertandingan, Ronaldo ditanyai mengenai penilaian Xavi tersebut. Eks pemain Manchester United ini merespons dengan pedas.
"Semua orang tahu bahwa kalau mereka ingin berada di halaman utama mereka harus membicarakan saya," ketus Ronaldo, sebagaimana diwartakan AS. "Tidak tidak mendapatkan Ballon d'Or sedangkan saya mendapatkan tiga."
"Mengapa Xavi relevan? Dia toh bermain di Qatar. Saya adalah atlet yang paling banyak dicari di sosial media," sungut dia.
Ronaldo berpeluang besar menambah koleksi Ballon d'Or pada Januari 2017 mendatang. Menyusul kesuksesan Madrid menjuarai Liga Champions dan Portugal menjuarai Piala Eropa.
(rin/din)










































