Odegaard pertama kali muncul ke permukaan pada 2014 saat usianya belum genap 16 tahun. Pemain Norwegia yang berposisi gelandang serang itu digadang-gadang akan jadi pemain hebat di masa depan.
Odegaard menjadi buah bibir setelah memecahkan rekor pemain termuda yang pernah membela timnas Norwegia dengan tampil pada laga persahabatan melawan Uni Emirat Arab dalam usia 15 tahun dan 253 hari. Dia sebelumnya juga menjadi pemain termuda yang tampil di Liga Norwegia dan pencetak gol termuda di kompetisi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, Odegaard tak kunjung "meledak" sampai sekarang. Pemain yang sekarang berusia 18 tahun itu baru dua kali tampil bersama tim utama Madrid. Selebihnya, dia beraksi untuk tim Castilla.
Di bursa transfer Januari ini, Odegaard meninggalkan Santiago Bernabeu. Dia menerima tawaran untuk bergabung dengan klub Belanda, Heerenveen, sebagai pemain pinjaman hingga musim panas 2018.
"Real Madrid adalah klub yang sangat bagus dengan sejumlah pemain hebat, jadi sulit untuk mendapatkan waktu bermain sebagai seorang pemain muda," ujar Odegaard di Soccerway.
"Itulah alasan kenapa aku ingin mencoba sesuatu yang lain, untuk mendapatkan waktu bermain. Aku pikir Heerenveen adalah klub yang sangat bagus. Aku sempat mengobrol dengan orang-orang dari klub dan juga dengan pelatih. Aku sangat antusias dan kupikir ini adalah klub yang sangat bagus untukku," lanjutnya.
"Aku tak menyesali keputusanku untuk bergabung dengan Real Madrid karena aku bermain untuk klub terbaik di dunia. Cuma berlatih di sana dan berkembang saja sudah merupakan hal bagus untuk seorang talenta muda," kata Odegaard.
Odegaard juga tak sependapat dengan anggapan banyak orang yang menyebutnya sebagai seorang wonderkid.
"Aku tak menganggap diriku sebagai seorang wonderkid. Aku orang biasa dan aku tak memikirkan apa yang orang lain katakan," katanya.
(mfi/nds)











































