Menjamu Celta di Vicente Calderon, Senin (13/2/2017) dinihari WIB, Atletico melakukan comeback sebelum memenangi pertandingan dengan skor akhir 3-2. Setelah Fernando Torres menyamakan gol cepat Celta yang dibuat Dani Cabral, eks pemain Liverpool itu berpeluang memperbesar keunggulan timnya.
Wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran terhadap Yannick Carrasco. Torres maju sebagai algojo, tapi sepakannya membentur mistar gawang. Di babak kedua, Celta kembali memimpin lewat John Guidetti di menit 78.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegagalan penalti Torres itu adalah yang keenam dari sembilan kesempatan bagi Atletico di La Liga musim ini. Opta mencatat, Atletico hanya mampu mengonversi 33% hadiah penaltinya, sekaligus menjadi tim dengan kegagalan penalti terburuk.
[Baca Juga: Buruknya Konversi Penalti Atletico di Musim Ini]
6 - Atletico have missed more penalties than any other La Liga side this season in all competitions (33% - six from nine). Cloudy. pic.twitter.com/QybTC9Fj5a
β OptaJose (@OptaJose) February 12, 2017
Bagi Torres sendiri, kegagalan itu menciptakan statistik yang tidak diinginkan. Masih menurut Opta, Torres menjadi pemain yang paling banyak gagal mencetak gol dari penalti dengan perbandingan 9/28.
3 - Current La Liga players with most penalties missed:
β OptaJose (@OptaJose) February 12, 2017
FERNANDO TORRES 9/28
Cristiano Ronaldo 9/65
Lionel Messi 8/50
Wood. pic.twitter.com/z6yUn8njhx
Pelatih Atletico Diego Simeone tampak cukup frustrasi dengan permasalahan penalti ini. "Kami akan sangat baik kalau bisa mengonversi penalti-penalti kami," kata dia di Marca.
"Itu bagian dari permainan ini. Kami berharap bisa mendapatkan penalti-penalti itu lagi dan bisa lebih tenang saat mengeksekusinya."
(rin/din)











































