Azulgrana tak diperkuat oleh sang megabintang Lionel Messi (skorsing) dan Gerard Pique (diistirahatkan) saat bertandang ke Stadion Los Carmenes, Senin (3/4/2017) dini hari WIB. Walau begitu, Barca sukses menghantam Granada 4-1.
Luis Suarez sukses memecah kebuntuan Barca menjelang paruh babak setelah mendominasi babak pertama. Setelah turun minum, Granada menciptakan gol balasan lewat Jeremie Boga, namun Paco Alcacer segera mengembalikan kepemimpinan Barca dengan golnya di menit 64.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepakan Ivan Rakitic terbelokkan oleh bek Granada Matthieu Saunier, sehingga bola masuk ke gawang sendiri. Neymar melengkapi kemenangan Barca dengan sebuah gol di injury time.
Kemenangan ini terus menjaga asa Barca dalam persaingan gelar juara liga dengan Real Madrid. Barca kini duduk di posisi kedua dengan selisih dua poin dari Madrid, yang memiliki satu laga sisa.
"Kami akan senang kalau memiliki setiap pemain bisa bermain terus, tapi bagus ketika Anda bisa mengisi lubang yang ditinggalkan para pemain yang absen dengan tipe skuat yang kami punya, karena ini adalah skuat yang memenangi Anda banyak titel juara," ucap pelatih Barca ini di Reuters.
"Pertandingan-pertandingan setelah jeda internasional selalu unik dan sedikit sulit. Namun, kami menghasilkan sebuah penampilan yang solid dari awal," lanjut Enrique.
"Pertandingan menjadi lebih rumit dengan gol penyama yang mereka buat dengan satu-satunya peluang di pertandingan. Tapi, kami mampu mengatasinya dengan cepat dan mendapatkan kemenangan besar, yang saya pikir adalah sebuah hasil yang adil," tegas dia.
Di tengah pekan ini, Barca akan dinanti laga tricky melawan tim peringkat empat Sevilla dalam lanjutan liga Rabu (5/4).
(rin/nds)











































