PSG terus berambisi untuk menyejajarkan diri dengan tim-tim top Eropa lainnya. Salah satu langkah untuk memenuhi ambisi itu adalah merekrut pemain-pemain terbaik, Neymar jelas masuk kategori tersebut.
Penyerang 25 tahun itu masih punya kontrak empat tahun dan Barcelona secara tegas tak berniat menjualnya. Dia juga dipagari dengan klausul buy-out senilai 222 juta euro, tapi klausul inilah yang justru jadi celah untuk PSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Philippe Coutinho
Foto: Jan Kruger/Getty Images
Sebagaimana Neymar, Coutinho juga mahir dalam duel satu lawan satu dengan pemain lawan. Dibekali kualitas teknik yang mumpuni, keduanya sama-sama bermain di posisi penyerang kiri dalam formasi tiga penyerang di tim masing-masing.
Barangkali yang sedikit membedakan keduanya adalah karakter. Neymar merupakan seorang penyerang yang lebih gemar menyerang gawang, sementara Coutinho cenderung merupakan seorang kreator.
Paulo Dybala
Foto: Mike Hewitt/Getty Images
Sejak direkrut Juventus pada musim 2015/2016, Dybala mulai menapaki kebintangan. Musim lalu, pemain 23 tahun ini membantu Bianconeri mencapai final Liga Champions meski pada akhirnya harus puas dengan posisi runner-up.
Di musim kemarin, pemain asal Argentina ini mencatatkan 16 gol dan tujuh assist dari penampilan di seluruh ajang. Punya ketajaman dan bisa menjadi kreator peluang, Dybala jelas salah satu pilihan terbaik untuk Barcelona jika Neymar pergi.
Thomas Lemar
Foto: AFP/VALERY HACHE
Lemar menjadi salah satu sosok kunci AS Monaco kala juara Liga Prancis dan mencapai semifinal Liga Champions musim lalu. Kontribusinya tak main-main, mencetak 12 gol dan 14 assist dari 49 pertandingan.
Baru 21 tahun, pemain internasional Prancis ini jadi salah satu prospek paling menarik saat ini. Satu lagi keunggulannya: mampu bermain di sejumlah posisi mulai dari sayap dan di pos gelandang tengah.
Yannick Carrasco
Foto: REUTERS/Sergio Perez
Salah aspek lain yang menonjol dari pemain 23 ini adalah etos kerjanya yang tinggi. Bermain di bawah arahan Diego Simeone yang menuntut timnya solid sebagai sebuah sistem, membuatnya mau tak mau rajin untuk melakukan track back.
Bukan cuma mampu diandalkan saat menyerang, Carrasco bisa memberikan Barcelona keunggulan lain dari aspek pertahanan. Musim lalu dia bikin 14 gol dan empat assist.
(raw/din)










































