DetikSepakbola
Rabu 16 Agustus 2017, 15:44 WIB

Jelang La Liga 2017/2018

Bisakah Barca Menghentikan Madrid?

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Bisakah Barca Menghentikan Madrid? Barcelona vs Real Madrid (Foto: Juan Medina/Reuters)
Jakarta - Pertanyaannya bukan lagi siapa yang bisa mengganggu dominasi Real Madrid dan Barcelona, melainkan bisakah Los Cules menghentikan Los Blancos musim ini?

Seperti musim-musim sebelumnya, Madrid, Barca, dan Atletico Madrid masih jadi kandidat terkuat untuk jadi juara La Liga. Ketiganya masih sulit ditandingi oleh tim-tim lain. Maka wajar jika banyak yang menilai La Liga monoton karena persaingan seru hanya terjadi di antara ketiga tim itu.

Di musim lalu, Madrid berhasil jadi juara La Liga usai melewati pertarungan ketat dengan Barcelona hingga pekan terakhir. Hanya tiga poin yang memisahkan jarak antara kedua tim yang mengantarkan Madrid meraih trofi La Liga ke-33 atau yang pertama sejak 2011.

Maka wajar sebagai juara bertahan, Madrid diunggulkan untuk kembali berjaya di musim yang baru. Apalagi skuat mereka relatif tak banyak berubah dengan hanya melepas Alvaro Morata, Pepe, dan Danilo yang memang bukan bagian tim inti musim lalu.

Sebagian besar pemain kuncinya masih bertahan termasuk Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale yang sempat diisukan akan pergi. Belum lagi mereka juga mendatangkan Theo Hernandez, Dani Ceballos, dan memulangkan Jesus Vallejo untuk memperkuat tim sekaligus menjalan program peremajaan tim sejak dini.

Madrid yang makin tangguh di tangan Zinedine Zidane tentu bakal jadi favorit dan penampilan buruk di pramusim sepertinya cuma kamuflase agar lawan terkecoh. Buktinya mereka berhasil merebut Piala Super Eropa usai mengalahkan Manchester United, serta selangkah lagi menjuarai Piala Super Spanyol setelah menaklukkan Barca 3-1 di leg pertama.

Namun, padatnya kompetisi musim ini plus skorsing lima pertandingan Ronaldo bisa jadi kerikil-kerikil yang menghalangi laju Madrid ke tangga juara.

Sementara, Barca yang merupakan rival berat Madrid justru lebih banyak diganggu isu seputar transfer. Salah satunya adalah kepindahan Neymar ke Paris St-Germain setelah melewati saga transfer yang dapat dikatakan mengganggu konsentrasi tim.

Meski punya dana 222 juta euro hasil penjualan Neymar, Barca malah kebingungan mencari penggantinya. Baru mendapatkan Paulinho, Barca seperti sulit mengejar Philippe Coutinho, Paulo Dybala, dan Ousmane Dembele yang jadi target utama mereka.

Makin berat saja tugas Ernesto Valverde sebagai pelatih baru Barca musim ini. Apalagi dia dituntut untuk bisa membawa klub berjaya di tiga ajang musim depan, sesuatu yang tak pernah dirasakan Valverde di klub-klub sebelumnya.

Sementara Atletico juga mendapat kesulitan di awal musim ini ketika hukuman transfer FIFA membuat mereka tak bisa mendatangkan pemain baru. Maka itu mempertahankan Antoine Griezmann dan Saul Niguez dari kejaran klub-klub lain sudah bagus untuk mereka.

Para pemain incaran lainnya seperti Diego Costa dan Vitolo pun baru bisa didatangkan Januari nanti. Pelatih Diego Simeone dituntut untuk bisa menjaga persaingan dengan Madrid dan Barca di paruh pertama musim ini.

Sementara itu tim-tim lain seperti Sevilla, Villarreal, Athletic Bilbao, Celta Vigo,dan Real Sociedad, diprediksi hanya meramaikan persaingan satu spot tersisa di zona Liga Champions.

Patut ditunggu adalah penampilan tiga tim promosi yakni Levante, Girona, dan Getafe. Apakah mereka bisa bertahan di tengah ganasnya persaingan La Liga?



(mrp/krs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed