Van Bommel, Harta Baru Barca
Kamis, 19 Mei 2005 20:02 WIB
Jakarta - Apa kado khusus Barcelona atas kesuksesannya memenangi titel La Liga musim ini? Musim depan mereka punya tambahan kekuatan baru di lini tengah dalam diri Mark van Bommel.Gelandang internasional Belanda itu kemarin resmi jadi milik El Barca setelah presiden Joan Laporta dan pelatih Frank Rijkaard berhasil membujuknya untuk berkarir di Nou Camp.Dari reputasinya saja Barca sudah mendapatkan sebuah jaminan mutu, apalagi rekrutmen berharga itu dicapai tanpa merogoh kocek. Van Bommel digaet cuma-cuma alias gratis karena kontraknya dengan PSV Eindhoven telah habis."Dia pemain kelas dunia dengan mental juara," demikian Rijkaard mempromosikan pemain anyarnya itu. "Dia seseorang yang akan melakukan apapun yang dia bisa demi memenangkan pertandingan. Dia bisa maju ke depan dan mencetak banyak gol, juga tipikal pemain yang bekerja buat tim."Van Bommel adalah pemain Belanda ke-17 yang bergabung dengan tim utama Barcelona, sebuah tradisi yang dimulai sejak 1973 tatkala Johan Cruyff diboyong dari Ajax Amsterdam.Puncak "Belandanisasi" Barca terjadi di akhir era 90-an saat tim Catalan ini dilatih Louis van Gaal. Namun akhir musim lalu terjadi eksodus para Londo ketika Patrick Kluivert, Phillip Cocu, Michael Reiziger, Marc Overmars, dan Edgar Davids meninggalkan klub ini.Musim ini sosok Belanda yang tersisa di Barca hanya Rijkaard dan Giovanni van Bronckhorst. Masuknya Van Bommel yang dikontrak selama tiga tahun akan sedikit mengentalkan kembali aroma Dutch connection.Selain Barca, pihak lain yang diuntungkan dari transfer ini adalah Van Bommel itu sendiri. Paling tidak, inilah kesempatan pertama pria berusia 28 tahun itu bermain di luar kampung halamannya, dan klub barunya itu merupakan salah satu tim elit dunia.Van Bommel mengawali karirnya di klub Fortuna Sittard. Hanya main satu kali di musim pertamanya (1992/1993), ia langsung tak tergantikan selama enam musim berikutnya berturut-turut.Pada musim panas 1999 PSV datang meminangnya. Dengan kemampuan skil teknis yang dimiliki, ia langsung jadi gelandang andalan dan turut membantu tim ini meraih juara domestik di akhir musim itu.Bakat leadership yang ada pada dirinya membuat ban PSV terbalut di lengannya. Ia pun menyumbang peran bagi timnya meraih tiga gelar juara lagi, termasuk musim ini.Selama lima musim bermarkas di Philipstadion, lelaki kelahiran 22 Maret 1977 itu mampu mencetak 46 gol di level Liga Belanda. Pemilik tinggi badan 187 cm itu juga menjadi tokoh kunci kesuksesan PSV menembus babak semifinal Liga Champions musim ini sebelum dihentikan AC Milan.Van Bommel telah melakoni partai liga terakhirnya bersama PSV akhir pekan lalu. Namun ia masih punya satu agenda lagi, yakni final Piala Belanda melawan Willem II pada 29 Mei mendatang.Di level internasional gelandang klasik jempolan ini sudah 25 kali tampil memperkuat "Singa Oranye" dengan hasil lima gol. Belanda sangat menyayangkan ketidakhadiran Van Bommel di putaran final Euro 2004 karena cedera. Tim itu tumbang di semifinal dari tuan rumah Portugal. (a2s/)











































