Ini Saran Giggs untuk Bale Agar Tak Cedera Melulu

Ini Saran Giggs untuk Bale Agar Tak Cedera Melulu

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 05 Okt 2017 08:52 WIB
Ini Saran Giggs untuk Bale Agar Tak Cedera Melulu
Gareth Bale cedera lagi (Denis Doyle/Getty Images)
Cardiff - Ryan Giggs prihatin dengan Gareth Bale yang berulang kali diterpa cedera. Giggs punya saran agar kondisi Bale lebih sehat ke depannya dan selalu fit.

Bale tak dipungkiri adalah pesepakbola terbaik Wales saat ini, kalau tidak berlebihan disebut sebagai legenda sepakbola negara itu melebihi Giggs, Ian Rush, atau John Charles.

Tapi di balik kehebatannya itu, Bale begitu rentan akan cedera khususnya usai pindah ke Real Madrid pada 2013 silam. Terhitung, eks pemain Tottenham Hotspur seudah melewatkan 53 pertandingan selama empat musim memperkuat Madrid atau rata-rata sekitar 15 laga per musim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terakhir, Bale mengalami cedera betis saat menghadapi Borussia Dortmund pekan lalu dan harus absen saat membela Wales di kualifikasi Piala Dunia 2018. Kalau sudah begini, karier Bale juga yang terancam mengingat dia akan sulit bertahan lama karena rentan cedera.

Terkait hantu cedera Bale tersebut, Giggs juga bersimpati sekaligus menyarankan agar juniornya itu mau mengubah gaya bermainnya demi kebaikan karier ke depan. Giggs mencontohkan dirinya yang sanggup bermain sampai umur 40 tahun di klub sebesar Manchester United, dengan gaya main yang mirip-mirip dengan Bale.

"Ketika Anda melihat Bale dan bagaimana kondisi fisiknya, dia senang beradu badan, khususnya saat menghadapi hadangan dari pemain lawan," ujar Giggs kepada Sky Sports.

"Dengan seringnya dia cedera saat ini, maka dia harus mulai berpikir ulang lagi soal gaya bermainnya," sambungnya.

"Ketika Anda memasuki pengujung umur 20-an, maka Anda harus mulai mengubah gaya main."

"Semua pemain berbeda dan saya sendiri mencoba juga berlatih yoga, akupunktur, mandi es, tapi itu bisa saja sukses untuk pemain lain dan bisa juga tidak."

"Anda harus juga beradaptasi dengan gaya main. Anda tidak bisa bermain seperti pemain umur 19 tahun ketika memasuki akhir 20-an, tapi pengalaman membuat Anda bsa berpikir cepat dan Anda harus bermain lebih efektif serta efisien. Meski tak secepat saat muda, saya bermain lebih efektif di akhir umur 20-an," tutupnya.


(mrp/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads