Barcelona dinilai mendapatkan hantaman besar saat Neymar memutuskan bergabung Paris Saint-Germain di musim panas lalu. Sebab pemain 25 tahun itu sempat diyakini akan jadi bintang utama di Barcelona, selepas era Lionel Messi (30) dan Luis Suarez (30) berakhir nanti.
Apalagi setelah itu, Barcelona menelan dua kekalahan di Piala Super Spanyol melawan Real Madrid dengan agregat 1-5. Blaugrana disebut-sebut bakal kesulitan karena kehilangan salah satu pemain kunci mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Valverde mengakui ada kehebohan terlalu besar saat Neymar pergi dan itu sempat sedikit mengganggu. Tapi sejauh ini Barcelona bisa membuktikan baik kepergian Neymar dan kehebohan itu tak berdampak negatif terhadap mereka.
"Saya rasa semua orang punya opini masing-masing. Benar bahwa di momen-momen tersebut situasinya benar-benar sedikit menyakiti kami. Lingkungannya juga, ada banyak kehebohan di sekitar klub," ujar Valverde dikutip Soccerway.
"Tapi saya cuma fokus ke apa yang terjadi di lapangan, itulah tugas saya. Segalanya bisa memengaruhi situasi, tapi saya cuma peduli dengan apa yang terjadi di lapangan," tambahnya. (raw/mfi)











































