Madrid sedang kepayahan di La Liga. Mereka sudah menelan dua kekalahan dan dua kali imbang dari 10 pertandingan. Terakhir, Los Blancos ditekuk tim promosi Girona 1-2 pada pekan lalu yang membuat mereka tertinggal delapan poin dari Barcelona.
Dengan 20 poin dari 10 pertandingan, Madrid menjalani start terburuknya di La Liga dalam lima tahun terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laju buruk Madrid sejauh ini tentu membuat kinerja Zidane dipertanyakan. Sebab belum lama ini pria Prancis itu baru diganjar penghargaan sebagai pelatih terbaik FIFA, 24 Oktober 2017.
Zidane memang tidak senang dengan hasil yang belakangan diraih Madrid. Tapi ia tidak terlalu khawatir.
"Cara terbaik menjelaskan kekalahan-kekalahan ini adalah inilah sepakbola. Kritikan cuma sesuatu yang tidak bisa saya hindari," Zidane menjelaskan seperti dikutip dari Marca.
"Saya bukan pelatih terbaik di dunia, yang mungkin orang-orang bilang sepanjang musim lalu, dan saya menerima hal itu, tapi sekarang saya juga bukan pelatih terburuk."
"Saya tidak terbuai. Tidak ada euforia saat keadaan berjalan baik, atau sangat terpukul ketika hal berjalan tidak semestinya. Saya selalu berada di tengah-tengah," ia menambahkan.
Madrid akan menjamu Las Palmas di Santiago Bernabeu di jornada ke-11 La Liga, Senin (6/11/2017). Zidane mengatakan, anak asuhnya bakal tetap fokus kendati baru menelan dua kekalahan beruntun.
"Ini sesuatu yang saya pelajari sewaktu menjadi pemain. Apa yang saya dan pemain pikirkan masih sama. Kami tidak senang dengan dua kekalahan, tapi itu tidak mengubah apa yang ingin kami raih," Zidane melanjutkan.
(nds/cas)











































