Pablo Garcia Klaim ke Real Madrid

Negosiasi Robinho Terhambat

Pablo Garcia Klaim ke Real Madrid

- Sepakbola
Kamis, 30 Jun 2005 12:11 WIB
Jakarta - Teka-teki mengenai pemain pertama yang akan direkrut Real Madrid tampaknya akan segera terjawab. Gelandang Osasuna Pablo Garcia mengklaim dirinya akan segera pindah ke Santiago Bernabeau. "Hanya ada sedikit masalah yang perlu diselesaikan. Saya akan sangat bangga mengenakan kostum tim sehebat Real Madrid," ucapnya kepada Radio Marca dan dilansir Kamis (30/6/2005). Di Osasuna, pesepakbola asal Uruguay itu biasa bermain sebagai playmaker. Tetapi di klub besar seperti Real sulit buat pria 28 tahun ini berperan sebagai pengatur serangan. Apalagi jika mengingat kehadiran Zinedine Zidane. Mantan pemain Milan ini dikenal sebagai seorang pekerja keras dan kerap bermain tanpa kompromi. Di La Liga musim lalu dia memperoleh 19 kartu kuning. Di Real, dia akan sangat cocok bersanding dengan Thomas Gravesen. "Saya akan memberikan segalanya buat Real dan saya akan menjadi pemain yang sama seperti yang anda lihat di Osasuna," tandasnya. Jika klaim Garcia benar adanya, maka dia akan menjadi rekrutan pertama Meringues untuk musim 2005-06. Selain Garcia, striker Santos Robinho juga disebut-sebut akan menjadi penghuni baru Bernabeau. Namun negosiasi antara Santos dengan Real masih tersendat-sendat setelah Santos bersikeras untuk mempertahankan striker andalannya itu. Padahal, Robinho sudah menyatakan keinginannya untuk pindah. "Saya berharap untuk bermain bagi Real Madrid. Saya telah berbicara dengan Real Madrid dan pindah kesana akan sangat bagus buat karir saya," ucap pesepakbola 21 tahun ini seusai mengantar timnya menjuarai Piala Konfederasi 2005 seperti dikutip Reuters.Sejak lama Santos sudah menegaskan bahwa siapapun yang berminat untuk menggaet Robinho sebelum kontraknya yang sampai 2008 berakhir, harus membayar penalti sebesar US$ 50 juta! Masalah ini yang tampaknya belum bisa dipecahkan Real. "Tidak ada situasi dalam negosiasi ini yang menguntungkan Real Madrid, tapi segalanya ada kecuali jika itu melibatkan biaya penalti," tandas presiden Santos Marcelo Teixeira. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads