Zidane meninggalkan posisinya sebagai pelatih Kamis (31/5/2018). Pengumuman ini mengejutkan karena pelatih 45 tahun itu sebelumnya tak memberikan sinyal-sinyal akan pergi.
Baca juga: Tinggalkan Madrid, Zidane Mau Rehat |
Selain itu, baru lima hari sebelumnya Zidane membawa Madrid memenangi Liga Champions untuk kali ketiga beruntun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanpa gelar Liga Champions ketiga dia bakal sudah dipecat oleh Florentino (Perez - Presiden Madrid). Sebelumnya ada banyak polemik dan Perez ingin bertindak sebagai pelatih," kata Capello kepada Sky.
"Ketika dia menang, dia akan senang, kalau tidak dia akan menyalahkan orang lain. Saya dulu dipecat dengan cara yang sama."
"Saya tak merasa Zizou punya pekerjaan lain yang menanti, karena tidak ada banyak posisi bebas di klub-klub. Saya rasa setelah memenangi begitu banyak hal, dia mau menunjukkan ke Florentino bahwa dia tak harus melatih dan dia bisa menentukan sendiri apa yang dia mau lakukan."
"Sekarang dia bakal perlu menunjukkan bahwa dia bisa juara juga di tempat lain. Tapi dia tetap salah satu pelatih terhebat dalam sejarah Real Madrid," imbuhnya dilansir Football Italia.
Madrid finis ketiga di La Liga 2017/2018, di belakang Barcelona dan Atletico Madrid. Dengan nilai 76, Madrid 17 poin di belakang Barcelona dan tiga poin di belakang Atletico.
(raw/mfi)











































