Brasil Ancam Gagalkan Transfer Robinho

Brasil Ancam Gagalkan Transfer Robinho

- Sepakbola
Sabtu, 23 Jul 2005 10:42 WIB
Jakarta - Kepindahan Robinho ke Real Madrid kembali menghadapi aral melintang. Setelah sebelumnya mandeg karena duit, kini ancaman datang dari Federasi Sepakbola Brasil (CBF). CBF mengancam untuk tidak mengeluarkan International Transfer Certificate yang harus dimiliki Robinho untuk bekerja di luar negeri, jika klub kepunyaan Florentino Perez tersebut belum menyelesaikan biaya transfer yang dituntut Santos. "Kami tidak bisa melepaskannya baik menurut hukum Brasil maupun menurut hukum FIFA," tukas direktur bidang hukum CBF Carlos Eugenio Lopes seperti dilansir Reuters, Sabtu (23/7/2005)."(Hukum Brasil) mensyaratkan pembayaran secara penuh untuk mengakhiri kontrak dan kini itulah yang sedang diproses oleh Real," tambah Lopes. Seperti diberitakan sebelumnya, transfer Robinho ke Real mandeg setelah Santos dan klub juara 9 kali Liga Champions ini tak kunjung menemukan titik temu soal harga pesepakbola berusia 21 tahun itu. Kemarin agen Robinho, Wagner Ribeiro, mengungkapkan bahwa Real telah menyetor 30 juta dollar --atau 60 persen dari 50 juta dollar yang diminta oleh Santos. Tapi rupanya itu hanya klaim sepihak Ribeiro. Diakui wakil presiden Real Emilio Butragueno, pihaknya memang belum melakukan pembayaran apapun kepada Santos. Mereka baru menyerahkan dokumen pembelian kepada CBF.Persoalan semakin rumit setelah Real percaya nilai yang (akan) disetorkannya itu merupakan harga Robinho sepenuhnya. Pasalnya sang pemain telah setuju untuk tak mengambil haknya dalam buy out clause--yang menyebutkan kalau dia berhak menerima 40 persen dari 50 juta dollar. Tapi rupanya Santos keukeuh mensyaratkan Real untuk membayar 50 juta dollar secara penuh. Bahkan presiden Santos Marcelo Teixeira menegaskan kalau pihaknya tidak akan melepas Robinho untuk harga di bawah itu. "Mereka (Real) belum menyetor apapun. Situasinya belum berubah dan semuanya masih seperti semula. Jika Real memberikan deposit 50 juta dollar, Robinho boleh pergi. Kalau tidak, maka dia tetap bersama Santos," tandasnya. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads