Real Madrid Derita Selisih Gol Terburuk Sejak 2000

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Selasa, 27 Nov 2018 03:01 WIB
Di awal musim ini, Real Madrid cuma memiliki selisih gol +1. (Foto: REUTERS/Vincent West)
Madrid - Real Madrid menciptakan rebuah torehan yang tidak diinginkan. Menyusul kekalahan memalukan di kandang Eibar 0-3 di akhir pekan lalu.

Hasil tersebut mengakhiri laju sempurna El Real di era Santiago Solari. Sebelumnya, Solari mampu memimpin Madrid meraih empat kemenangan beruntun sebagai pelatih interim.

Alhasil, Madrid menempati peringkat keenam klasemen sementara dengan perolehan 20 poin, tertinggal tiga angka dari Deportivo Alaves di urutan empat dan enam poin dari Sevilla di puncak.


Dalam 13 pertandingan pertama, Madrid baru enam kali menang dan sudah lima kali kalah. Gareth Bale cs cuma membuat 20 gol dan sudah kemasukan 19 gol.


Itu artinya, Madrid hanya memiliki selisih gol +1. Marca menyebut bahwa selisih gol itu adalah yang terburuk sejak memiliki selisih gol serupa di musim 1999/2000 (dalam 13 pertandingan), saat Madrid masih dibesut Vicente del Bosque.

Madrid menyudahi Liga Spanyol dengan finis kelima. Namun, berhasil memenangi Liga Champions dengan mengalahkan Manchester United, Bayern Munich di fase knockout.

Lantas, bagaimana Madrid mengakhiri musim 2018/19? Di Liga Champions, Madrid di ambang kelolosan ke fase knockout usai memimpin sementara klasemen grup dan masih akan bertanding di Copa del Rey. (rin/raw)