sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 07 Jan 2019 15:06 WIB

Madrid Kembali ke Momen Ketika Lopetegui Dipecat

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Real Madrid kalah 0-2 saat menjamu Real Sociedad. (Foto: Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images) Real Madrid kalah 0-2 saat menjamu Real Sociedad. (Foto: Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)
Jakarta - Sempat membaik, Real Madrid mengendur lagi. Los Blancos bahkan kini kembali ke titik saat memecat Julen Lopetegui dari posisi pelatih.

Madrid menelan kekalahan 0-2 saat menjamu Real Sociedad, Senin (7/1/2019) dinihari WIB di lanjutan La Liga. Ini jadi kedua kalinya beruntun Madrid gagal menang, setelah diimbangi Villarreal, Jumat (4/1) lalu.

Dengan kekalahan ini, Madrid kini turun ke posisi lima di klasemen La Liga dengan koleksi 30 poin dari 18 laga. Anak asuh Santiago Solari pun tertinggal 10 poin dari Barcelona di puncak klasemen.




Jika dibandingkan, posisi di klasemen ini memang masih lebih baik ketika Madrid memutuskan Lopetegui dari jabatan pelatih. Kala itu mereka ada di urutan ke-9.

Tapi secara selisih dengan pemuncak klasemen, situasi kali ini lebih buruk. Kala itu, Los Merengues 'cuma' tertinggal tujuh poin dari Barcelona di puncak, usai kalah 1-5 di El Clasico.

Kekalahan telak dari Barcelona boleh saja terasa lebih menyesakkan. Tapi secara situasi, Madrid saat ini jelas tak lebih baik dari waktu itu. Satu hal yang pasti, Madrid lagi-lagi terlempar dari empat besar.

Memang secara statistik, hasil-hasil di bawah Solari tak seburuk ketika bersama Lopetegui. Dari 15 pertandingan bersama Solari sejauh ini, Madrid memetik 11 kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kali kalah.




Madrid juga produktif dengan 36 gol dan cuma kemasukan 15 kali. Sementara bersama Lopetegui, Madrid cuma menang enam kali dari 14 laga, plus dua hasil imbang dan enam kekalahan.

Gareth Bale dkk. cuma bikin 21 gol dan kebobolan 20 kali dalam periode tersebut.

Kendati demikian, Solari terbukti masih kesulitan mengangkat performa Madrid di liga. Dari empat kali gagal menang di seluruh ajang, tiga di antaranya dirasakan di liga (1 imbang, 2 kalah).

Musim baru memasuki separuh jalan, Madrid masih punya kesempatan untuk bangkit. Tapi Solari harus segera membawa Madrid kembali menemukan pijakan.




Momentum bagus untuk kembali ke rel kemenangan ada saat menjamu Leganes di Copa del Rey, Kamis (10/1) mendatang. Kemenangan perlu dipetik untuk meredakan tekanan, apalagi dengan dua laga tricky di liga menanti.

Di La Liga, Madrid selanjutnya akan menghadapi Real Betis dan Sevilla. Keduanya bukan tim kacangan musim ini. Betis ada di posisi enam saat ini, tepat di belakang Madrid, dan siap mengincari posisi mereka.

Sementara Sevilla ada di tempat ketiga klasemen, tiga poin lebih baik dari Madrid saat ini. Bisakah Madrid menipiskan selisih dengan Barcelona dan kembali ke empat besar? (raw/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com