sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 02 Mar 2019 22:37 WIB

Laporan dari Madrid

Markas Real Madrid Santiago Bernabeu: Megah Luar Dalam

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Foto: Mike Hewitt/Getty Images Foto: Mike Hewitt/Getty Images
Madrid - Markas Real Madrid, Stadion Santiago Bernabeu, berdiri megah di antara pemukiman. Menawarkan masa lalu yang dikombinasikan dengan fasilitas mewah terkini.

Megah, namun ramah. Begitulah kesan pertama detikSport saat singgah di Stadion Bernabeu dalam rangkaian Media Trip El Clasico pekan ini. Megah karena bangunannya yang besar dan tinggi, namun stadion sepakbola itu tak berpagar, tidak ada pengamanan yang berlebihan, dan bersebelahan dengan pemukiman.

Dari luar, stadion itu menunjukkan usianya. Stadion Bernabeu menjadi markas Madrid sejak 1947. Sempat dipugar pada 1994, namun fasadnya tak diubah.

Bernabeu terletak di distrik Charmatin, yang dikelilingi satu jalan besar, yakni Paseo de la Castellana dan tiga jalan persimpangan yakni Concha Espina, Padre Damian, dan Rafael Salgado. Tidak sulit untuk mendatanginya. Stadion itu amat dekat dengan Stasiun Metro Santiago Bernabeu.

Tapi, bukan berarti saat mengunjunginya tak butuh fisik prima. Catat saja, stadion itu berkapasitas 81.044 penonton. Tribunenya dibuat bertingkat tiga.



Ditambah, museum yang menempel dalam stadion itu menyimpan sejarah panjang Madrid. Bukan hanya sejarah di sepakbola, namun cabang olahraga lain, basket, yang ada di bawah naungan bendera yang sama, Real Madrid.

Ya, museum. Madrid memamerkan jejak sejarah dalam museum itu. Manajemen klub menjual paket tur itu dengan harga yang enggak murah buat kantong orang berduit rupiah. Selembar tiket masuk orang dewasa dibanderol 30 euro atau sekitar Rp 480 ribu.

"Pengunjungnya per hari? Kalau hari kerja saja, biasanya pengunjung mencapai 1.000-an orang, dengan puncaknya saat makan siang sekitar 400-500 orang," ujar Carlos yang memandu detikSport saat mengunjungi stadion tersebut, Kamis (28/2/2019).

Meski terlihat klasik dari luar, Bernabeu menyediakan fasilitas kelas satu layaknya stadion modern saat ini.

Setelah mengantongi tiket, pengunjung masih harus mengantre untuk masuk. Stadion itu membatasi arus keluar masuk pengunjung agar tetap nyaman.

Markas Real Madrid Santiago Bernabeu: Megah Luar DalamFoto: Mike Hewitt/Getty Images

Sebelum masuk, Anda harus melewati pemeriksaan oleh petugas keamanan, baik diri maupun barang bawaan.

Pertama-tama, pengunjung diarahkan ke tribune paling atas Bernabeu. Dari bagian itu, mereka bisa menyaksikan view bagian dalam Bernabeu secara keseluruhan.

Jika tak mau naik tangga, pengunjung bisa memilih menggunakan eskalator. Setelah puas melihat tribune dari atas dan berswafoto, bagian berikutnya adalah museum. Di bagian inilah pengunjung diajak ke masa lalu.

Dirunut sedari awal berdirinya Madrid pada 1928, pada setiap langkah Anda di museum itu, maka tampak beragam memorabilia klub. Ibaratnya, Anda berjalan di dalam lorong waktu menyelami sejarah panjang Madrid. Dimulai dari deretan trofi, jersey, logo tim, lalu sepatu bola, dan sebagainya terpampang nyata di depan Anda.

Anda juga bisa melihat rangkaian video yang menyajikan momen-momen terbaik selama Madrid berdiri. Salah satunya, terkait kehebatan klub itu sebagai penguasa LaLiga dan juga Liga Champions.

Tak cuma kesuksesan klub, prestasi individual para pemainnya pun turut dipamerkan di museum ini. Tentu saja Cristiano Ronaldo, yang sudah pindah ke Juventus, jadi yang paling dominan mengingat sederet award yang diraihnya.

Lalu tur berlanjut dengan menyambangi tribune VIP, ruang konferensi pers, ruang ganti, lorong pemain, dan tentunya pinggir lapangan Bernabeu lengkap dengan bench yang biasa diduduki para pemain Madrid serta tim tamu.

Berada di sana membuat Anda pasti membayangkan rasanya menjadi penggawa Madrid ketika melewati lorong menuju ke lapangan atau menjadi Santiago Solari.

Di akhir kunjungan, Anda akan berada di Real Madrid Shop di mana bisa berbelanja sepuasnya segala macam pernak-pernik klub itu dimulai dari jersey, jaket, celana, bola, dan sebagainya.

Jangan lupa membawa uang yang banyak karena harganya bisa mencekik dompet Anda mengingat jersey termurah dijual mulai harga 80 euro atau sekitar Rp 1,28 juta.

Oiya, sebelum melakoni tur stadion, saya sempat mencoba santap siang di Puerta 57, restoran yang masih merupakan bagian dari stadion. Di sini Anda bisa melihat langsung lapangan Bernabeu sambil menikmati hidangan yang merupakan salah satu yang terbaik di Spanyol.

Ketika hari pertandingan, Anda juga bisa makan di sana tapi harganya pun lebih mahal karena Anda juga harus membeli tiket untuk menonton Madrid dan kursi yang tersedia pun cuma 225 buah. Harganya? Jika dicek di situs resmi klub maka Anda diwajibkan menghubungi bagian reservasi.

Tertarik untuk singgah di Bernabeu?

(mrp/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com