Kemenangan atas Valladolid Belum Hapuskan Periode Buruk Madrid

Putra Rusdi Kurniawan - Sepakbola
Senin, 11 Mar 2019 15:15 WIB
Real Madrid menyudahi puasa kemenangan di markas Real Valladolid. (Foto: REUTERS/Sergio Perez.)
Valladolid - Real Madrid mengakhiri puasa kemenangan di markas Real Valladolid dalam lanjutan LaLiga. Tapi kemenangan ini belum menghapus periode buruk Madrid.

Madrid bertandang ke Stadion Jose Zorrillo dengan modal tiga kekalahan beruntun dari Barcelona dan Ajax Amsterdam. Hasil negatif tersebut memastikan El Real tersingkir di Copa del Rey, dan Liga Champions.

Melawan Valladolid, Madrid memulai dengan tidak menjanjikan. Los Blancos kebobolan gol yang dianuliar oleh VAR, sebelum kemasukan gol Anuar Tuhami di menit ke-29.


Di babak kedua, Madrid berhasil bangkit untuk menceploskan empat gol balasan dari Karim Benzema (2), Raphael Varane serta Luka Modric. Bek Madrid Nacho Fernandez mengakui bahwa kemenangan ini belum melegakan timnya setelah periode buruk.

"Babak pertama kami tampil kebingungan dan tak terkoordinasi. Kami mendapatkan keberuntungan dari VAR (hari ini). Kami bereaksi dengan baik dan babak kedua adalah milik kami," ujar Nacho dilansir dari Marca.


"Saya tidak berpikir kemenangan ini meringankan beban kami dari hasil yang telah kami lalui Minggu lalu. Klub ini memaksa Anda untuk menang dan kami ingin berjuang untuk klub setiap hari," tambahnya

"Ini adalah hari demi hari yang sulit." Kami ingin pergi berlibur dengan sebuah gelar juara," tutur pria asal Spanyol ini.

Madrid terancam menyudahi musim 2018/19 nirgelar setelah tersisih dari dua kompetisi. LaLiga menjadi satu-satunya peluang Madrid, meskipun akan sangat sulit menyalip Barcelona yang hingga kini masih nyaman di puncak klasemen dengan keunggulan 12 poin. (rin/cas)