Selebrasi Gol Ronaldo Jadi Masalah

Selebrasi Gol Ronaldo Jadi Masalah

- Sepakbola
Rabu, 05 Okt 2005 04:56 WIB
Selebrasi Gol Ronaldo Jadi Masalah
Jakarta - Sudah dua kali Ronaldo dan kompatriot Brasil-nya merayakan gol dengan tingkah "sok lucu". Selebrasi mereka pun dipermasalahkan bahkan oleh rekan-rekannya sendiri.Kasus pertama muncul minggu lalu ketika Real mengalahkan Alaves 3-0. Usai mencetak gol keduanya, Ronaldo merebahkan badannya dalam posisi terlentang, lalu menggerak-gerakkan kaki dan tangannya. Sejurus kemudian selebrasi itu diikuti Robinho dan Roberto Carlos.Presiden Alaves Dmitry Piterman merasa sebal dengan aksi tersebut. Selain menyebut ketiganya "badut sirkus" dan "kekanak-kanakan", mereka juga disebut berlagak seperti "kecoa" (yang badannya sedang terbalik)."Buat mereka mungkin lucu, berlagak seperti kecoa berpakaian putih. Padahal mereka terlihat konyol. Kalau mereka pemain Alaves, saya pasti akan mengecek isi kepalanya," semprot Piterman dikutip Marca. Bukannya "malu", bintang-bintang Brasil itu melakukan hal serupa pada pertandingan selanjutnya melawan Real Mallorca di Santiago Bernabeu. Sehabis mengukir gol pertama -- Real menang telak 4-0 --, Ronaldo lagi-lagi beraksi bak hewan.Kali itu ia bergoyang-goyang seperti kuda (atau kangguru), lalu melompat-lompat laksana kodok. Selebrasi itu ditemani Carlos dan Julio Baptista, yang juga mencetak gol pada pertandingan tersebut.Gelandang Pablo Garcia mengaku sempat berusaha menahan aksi rekan-rekannya itu. Tapi ia malah ditampik Carlos dan disuruh minggir."Saya mencoba menghentikan mereka. Tapi mereka memang bisa melakukan apapun yang mereka inginkan selama tidak merugikan orang lain. Mereka pasti hanya bercanda karena begitulah kebiasaan orang-orang Brasil. Mereka berbeda dan selalu gembira," ujar pemain asal Uruguay itu kepada Marca.Pemain Real lainnya, Ivan Helguera, lebih tegas ketimbang Garcia dengan mengatakan bahwa merayakan sebuah gol kemenangan hendaknya tidak seenaknya saja."Mereka melakukan itu memang tanpa kedengkian, hanya sebagai ekspresi selebrasi. Tapi kalau saya bermain untuk tim lawan dan mereka mencetak empat gol ke gawang kami, maka saya akan berpikir mereka mengolok-olokku," tukas Helguera dikutip kantor berita Efe."Saya pikir gol haruslah dirayakan dalam sebuah kelompok dan oleh tim. Saya memilih selebrasi grup karena bukanlah Ronaldo atau Roberto yang menang, melainkan seluruh anggota tim," tambahnya.Kontroversialnya sebuah selebrasi gol juga dilakukan striker Atletico Madrid Fernando Torres saat timnya menundukkan Malaga 2-0 hari Minggu (2/10/2005) lalu.Setelah mencetak gol lewat tendangan penalti, ia merapatkan jari-jari tangannya ke telinga dan menjulurkan lidah. Karuan saja ia langsung dibombardir botol plastik minuman oleh fans Malaga. Torres mengatakan selebrasi itu hanyalah kelakar antara dirinya dengan bekas rekan setimnya yang kini bermain untuk Celta Vigo, Jorge.* Foto: Ronaldo dan Roberto Carlos bergaya bak kangguru (AFP/Philippe Desmazes). (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads