sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 22 Mei 2019 03:17 WIB

'Situasi Bale di Madrid Seperti Opera Sabun'

Lucas Aditya - detikSport
Pemain Real Madrid, Gareth Bale. (Foto: Denis Doyle / Getty Images) Pemain Real Madrid, Gareth Bale. (Foto: Denis Doyle / Getty Images)
Madrid - Masa depan Gareth Bale di Real Madrid terus dispekulasikan. Perkembangan nasib pemain asal Wales itu disebut seperti opera sabun alias sinetron.

Bale terus dikabarkan menuju pintu keluar Madrid. Kontribusinya yang minim menjadi penyebab utamanya.

Dengan nilai transfer 91 juta euro, Bale kurang memberi kontribusi maksimal. Bale bermain sebanyak 29 kali di LaLiga dengan sumbangan 8 gol. Catatan itu kalah jauh dari Karim Benzema yang membukukan 21 gol.




Eks presiden Madrid, Ramon Calderon, menilai bahwa ada ketidak sepahaman antara pelatih Madrid, Zinedine Zidane, dan petinggi Madrid, Florentino Perez. Oleh karena itu akhir saga ini akan sulit ditebak.

"Tak ada yang tahu bagaimana opera sabun bakal berakhir karena presiden dan pelatih mempunyai opini yang berbeda dalam kriteria," kata Calderon di Sky Sports.

"(Bale) merupakan rekrutannya yang paling mahal dan dia tak ingin menerima bahwa dia salah saat dia berpikir bahwa Gareth Bale bisa menjadi pemimpin tim ketika Cristiano pergi."

"Zidane membuatnya jelas, dan dia melakukan itu tahun lalu, ketika dia memutuskan untuk pergi karena presiden tak menerima keputusannya," dia menambahkan.


(cas/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed