Robinho Pilih Lincah Ketimbang Kekar

Robinho Pilih Lincah Ketimbang Kekar

- Sepakbola
Senin, 10 Okt 2005 00:34 WIB
Robinho Pilih Lincah Ketimbang Kekar
Jakarta - Mudah untuk mengenali sosok Robinho di tengah lapangan. Cari saja pemain berbadan kecil yang kaosnya selalu tampak kebesaran. Lihat juga siapa yang lincah bergoyang Samba.Begitulah gaya permainan Robinho. Ia sangat piawai memainkan bola di kakinya, tubuhnya sangat lentur untuk meliuk-liuk. Harmonisasi itu dilengkapi oleh kecepatan larinya yang tinggi.Dari manakah kelincahan Robinho didapat? Salah satunya: ukuran tubuh. Untuk ukuran pesepakbola 'barat', lelaki berusia 21 tahun ini tergolong mungil. Tingginya hanya 172 cm, beratnya 60 kg.Beberapa komentator Spanyol sedikit merisaukan fisik Robinho karena ia jadi kurang kokoh. Bisa-bisa, sekali digebrak bek lawan yang bertubuh tinggi besar, ia mudah terjengkang.Diakui Robinho, ia bukannya tidak berusaha menguatkan badan dan memperbesar otot-otot tubuhnya. Hal itu sudah ia upayakan bahkan semenjak masih membela Santos. Tapi ada hal lain yang ia perhitungkan, yaitu efek gaya permainannya."Menambah berat badan membuatku cemas karena saya juga tak mau kehilangan kelincahanku," demikian dalihnya kepada harian Marca, Minggu (9/10/2005).Penyerang kelahiran 25 Januari 1984 ini dibeli Real Madrid dua bulan lalu seharga 30 juta dolar. Ia melengkapi aroma Brasil di skuad El Merengues selain Ronaldo, Roberto Carlos, Julio Baptista, dan pelatih Vanderlei Luxemburgo.Diungkapkan Robinho, sepakbola Spanyol lebih berat dari yang semula ia bayangkan. "Berat juga untuk beradaptasi karena tantangannya sungguh besar. Buatku ini benar-benar dunia yang baru."Meskipun tampil menawan pada debutnya sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 2-1 Real atas Cadiz, dampak pemain bernomor punggung 10 ini pada beberapa partai berikutnya belumlah terlalu besar.Luxemburgo, yang juga pernah melatihnya di Santos, masih merotasi Robinho sebagai upaya untuk membantu pemain tersebut menyesuaikan diri dengan gaya sepakbola Spanyol."Jika Luxemburgo berpikir bahwa bersiap di bangku cadangan adalah yang terbaik buatku, maka itulah yang terbaik. Saya akan meraih bentuk permainanku sedikit demi sedikit... Ini hanya masalah waktu saja," imbuhnya.(Sumber foto: AFP/Philippe Desmazes) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads