Kartu Merah Risiko Biasa bagi Gravesen
Selasa, 25 Okt 2005 12:04 WIB
Jakarta - Karena melakukan tekel berbahaya, Thomas Gravesen diusir wasit saat baru main beberapa menit ketika Real Madrid tumbang 1-2 dari Valencia. Namun gelandang Denmark itu mengaku takkan ragu mengulanginya.Gravesen baru masuk di menit 76 menggantikan Pablo Garcia. Hanya selang tujuh menit, mantan pemain Everton itu melakukan tekel terhadap Vicente Rodriguez. Wasit menganggapnya sebagai pelanggaran berbahaya sehingga diganjar kartu merah."Tujuan utama saya adalah merebut bola. Tetapi selain itu saya juga tidak mau mengambil risiko pemain lawan bisa terus masuk. Jika kondisi yang sama terjadi lagi, saya pun akan menghentikan dia," tegas Gravesen seperti dilansir Reuters, Selasa (25/10/2005).Namun demikian Gravesen menilai wasit tidak seharusnya langsung mengeluarkan kartu merah. Sebab itu merupakan pelanggaran pertama yang dilakukannya dan tidak mencederai lawan. Apalagi masih ada beberapa pemain di daerah pertahanan Real."Bagi saya itu merupakan keputusan yang terlalu terburu-buru. Biasanya Anda akan menerima kartu kuning jika bukan sebagai pemain bertahan yang terakhir. Saya memang berniat menghentikannya, tetapi saya sama seali tidak merasa pantas menerima kartu merah," tandas Gravesen.Pada pertandingan ini wasit Arturo Dauben yang memimpin pertandingan juga mengusir David Beckham dengan dua kartu kuning. Terhadap pengusiran Beckham, Real mengajukan protes resmi dengan mengajukan banding. Namun untuk kasus Gravesen tidak.Sumber foto: (siamsport). (lom/)











































