Getafe Didenda Lagi Karena Rasis
Rabu, 09 Nov 2005 07:10 WIB
Jakarta - Klub penuh kejutan Getafe kembali dikenakan sanksi denda oleh Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) karena kasus rasis. Kali ini yang menjadi korban adalah striker Barcelona Samuel Eto'oRFEF menjatuhkan sanksi denda sebesar 3000 euro (sekitar Rp 35,8 juta), menyusul ejekan berbau rasis yang dialami Eto'o saat Barca mengalahkan Getafe 3-1 di Liga Spanyol akhir pekan lalu. Ini adalah kedua kalinya Getafe dihukum karena kasus rasis, setelah tahun lalu dikenai denda sebesar 600 euro untuk kasus serupa.Sebenarnya Getafe terancam denda maksimal 6000 euro karena sudah melakukan pelanggaran yang sama untuk kali kedua. Namun RFEF urung menjatuhkannya karena menilai Getafe merespon dengan sangat baik. Pertandingan tersebut sempat dihentikan sebentar untuk memberikan pengarahan melalui pengeras suara. Selain itu himbauan juga dibuat di papan skor elektronik.Seperti dilansir Reuters, Selasa (8/11/2005), wasit Arturo Dauden Ibanez yang saat itu memimpin pertandingan menjelaskan bahwa pertandingan sempat dihentikan sejenak karena di sektor tertentu jelas sekali kerumunan penonton menirukan suara monyet yang ditujukan kepada Eto'o."Itulah sebabnya pertandingan berhenti sejenak, dan pengumuman lewat pengeras suara kemudian terdengar. Selain itu klub juga membuat pesan di papan skor elektronik yang menyatakan 'No to racism'." jelas Arturo.Rasa simpati terhadap klub Getafe juga diungkapkan Eto'o yang mencetak gol pertama kemenangan timnya. "Saya berterima kasih kepada para direktur Getafe karena mereka bereaksi dengan sangat baik. Kita harus bersatu untuk melawan isu seperti kasus rasis ini. Yang paling penting ialah seluruh pelaku sepakbola bersatu melawannya," seru Eto'o. (lom/)











































