Salgado Remuk Redam
Minggu, 20 Nov 2005 20:11 WIB
Jakarta - Kalah 3-0 di kandang sendiri dari musuh besarnya adalah sesuatu yang menyakitkan. Michel Salgado bahkan mengaku baru kali ini merasa amat terpukul.Itulah buntut dari tumbangkan Real Madrid dari Barcelona dalam laga "El Clasico" di Santiago Bernabeu, Minggu (20/11/2005) dinihari WIB, di mana tuan rumah takluk oleh gol-gol Samuel Eto'o dan Ronaldinho (2)."Kami remuk redam. Ini pukulan yang amat telak," begitu ungkapan bek kanan Real, Salgado, setelah ia dan rekan-rekannya dicibir oleh suporternya sendiri usai pertandingan.Meski demikian ia mengaku fans punya alasan untuk mencemooh tim kesayangannya sendiri karena Barca memang bermain lebih baik di semua lini ketimbang tuan rumah. "Ini adalah pertandingan terburuk yang aku terlibat di dalamnya sejak aku berada di klub ini," tambah pemain yang sudah membela El Merengues sejak 1999 itu. "Tapi kami akan terus berjuang walaupun tentu saja tidak mudah."Kekalahan tersebut membuat Real tertinggal empat angka dari Barca dan Osasuna yang memiliki nilai sama sebagai pimpinan klasemen sementara La Liga. Sementara pelatih Vanderlei Luxemburgo juga mengakui Barca bermain lebih baik dari timnya. "Mereka superior dan layak menang," tukasnya.Namun ia berusaha membesarkan pendukungnya bahwa jalan masih panjang dan kesempatan menjadi juara tetap terbuka lebar. Ia paham bahwa kalah dari Barca sangat dibenci Madridista, tapi itu bukan akhir segalanya.Soal nasib dirinya yang mungkin terancam terdepak, pelatih asal Brasil itu tidak mau berkomentar. "Tanyakan itu pada (presiden) Florentino Perez. Saya tak ada urusan tentantg itu. Saya seorang pelatih dan terbiasa dengan (spekulasi) itu. Saya hanya ingin terus bekerja," jawabnya.Foto: Michel Salgado (AFP/Pedro Armestre). (a2s/)











































