sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 18 Apr 2020 19:40 WIB

Wali Kota Madrid Semprot 3.000 Fans Atletico yang Nekat ke Anfield

Yanu Arifin - detikSport
LIVERPOOL, ENGLAND - MARCH 11: Atletico Madrid fans celebrate victory after the UEFA Champions League round of 16 second leg match between Liverpool FC and Atletico Madrid at Anfield on March 11, 2020 in Liverpool, United Kingdom.  (Photo by Julian Finney/Getty Images) Fans Atletico Madrid di Stadion Anfield. (Foto: Getty Images/Julian Finney)
Madrid -

Wabah virus corona di Spanyol sedang ganas-ganasnya. Wali kota Madrid kini menyalahkan ribuan fans Atletico Madrid yang nekat pergi ke Inggris bulan lalu.

Spanyol menjadi negara Eropa dengan kasus wabah corona tertinggi saat ini. Hingga Sabtu (18/4), data John Hopkins University mencatat ada 190 ribu lebih kasus, dan korban meninggalnya mencapai 20 ribu jiwa.

Bulan lalu, warga Spanyol sendiri masih nekat beraktivitas. Bahkan, ribuan suporter Atletico, tim ibu kota Spanyol, tetap nekat terbang ke Inggris untuk menyaksikan laga melawan Liverpool dalam leg kedua 16 besar Liga Champions di Stadion Anfield pada 11 Maret lalu.

Wali kota Madrid, Jose Luis Martinez-Almeida, kini menyemprot para suporter itu. Menurutnya, para pendukung Los Colchoneros membuat kesalahan karena mengabaikan anjuran pemerintah, yakni menghindari keramaian.

"Tidak masuk akal bahwa 3.000 penggemar Atletico dapat melakukan perjalanan ke Anfield pada waktu itu. Itu adalah sebuah kesalahan," kata Martinez-Almeida kepada radio Onda Cero."

"Melihat ke belakang, tentu saja salah, tetapi saya pikir pada waktu itu seharusnya ada lebih banyak kehati-hatian. Dari sebelum pertandingan, pemerintah daerah dan dewan Madrid telah mengambil langkah-langkah penting untuk mengurangi pertemuan besar orang," ungkapnya.

Martinez-Almeida juga mengatakan, tidak akan ada pertemuan besar lagi di Spanyol, termasuk menyaksikan sepakbola, untuk beberapa bulan ke depan. Ia ingin mengindari risiko penyebaran wabah lagi.

"Selama musim semi dan musim panas ini, tidak akan ada pertemuan besar orang-orang di Spanyol dan mungkin juga tidak ke musim gugur. Situasinya tidak akan sepenuhnya terkontrol dan akan ada risiko wabah lain," tegas Martinez-Almeida.

"Kami harus mengubah kebiasaan, perilaku, dan perilaku, bahkan jika bisa keluar ke jalan lagi. Saya pikir akan sangat sulit memiliki acara berskala besar, apakah itu pertandingan sepakbola, atau olahraga, atau konser lainnya, dengan kepastian total sebelum musim panas. Dari musim gugur kami harus mempelajarinya lagi dengan cermat," ungkapnya.



Simak Video "Tanpa Shot on Target, Liverpool Takluk dari Atletico Madrid"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com