sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 16 Mei 2020 05:00 WIB

Villarreal dan Getafe Terlibat Pengaturan Skor di LaLiga?

Yanu Arifin - detikSport
NEW YORK, NY - APRIL 23:  A view of the LaLiga logo at a roofop viewing party of El Clasico - Real Madrid CF vs FC Barcelona hosted by LaLiga at 230 Fifth Avenue on April 23, 2017 in New York City.  (Photo by Brian Ach/Getty Images for LaLiga) Villarreal dan Getafe dituding terlibat praktik pengaturan skor di LaLiga musim lalu. (Foto: (Brian Ach/Getty Images)
Villarreal -

Kabar tak sedap datang dari LaLiga. Dua klubnya, Villarreal dan Getafe, dikabarkan terlibat praktik pengaturan skor pertandingan Liga Spanyol musim lalu.

Villarreal dan Getafe diklaim mengatur pertandingan terakhirnya musim lalu, yakni 18 Mei 2019. Ketika itu, Getafe harus mengalahkan Villarreal, dan berharap Valencia kalah, agar bisa lolos ke kompetisi Eropa.

Menurut Marca, polisi menemukan ada bukti koneksi antara pelaku pengaturan skor dengan salah satu pemain Getafe, Jorge Molina.

Carlos Aranda, mantan pemain sepakbola Spanyol, kabarnya meminta seseorang bernama Esteban untuk berbicara dengan Molina. Dalam bukti percakapannya, dikabarkan Esteban akan berbicara dan Molina, serta ada pembahasan uang 2 juta euro akan disetor ke tujuh pemain Villarreal.

Menanggapi tudingan ada praktik pengaturan skor, Villarreal langsung membantah keras. The Yellow Submarine menegaskan tidak melakukan praktik pengaturan skor.

"Villarreal dan tim utama ingin menunjukkan penolakan tegas atas tuduhan yang dibuat hari ini, dan dengan tegas menyangkal terlibat dengan cara apapun untuk mengatur pertandingan melawan Getafe pada laga terakhir musim lalu," tulis Villarreal.

"Seperti yang terus diperlihatkan, klub mengutuk setiap tindakan yang merusak esensi olahraga dan kompetisi, serta menekankan nilai-nilai transparansi, etika, integritas, dan permainan yang adil sebagai dasar filosofi kami," jelasnya.

Senada dengan Villarreal, Getafe juga merilis pernyataan bantahan. Getafe juga menegaskan akan membela Molina

"Getafe ingin memberikan dukungan kepada Jorge Molina, dan menyesalkan pelanggaran serius pada hak mendasarnya terkait praduga tak bersalah. Kami ingin menyebarkan pesan penolakan, dan dengan tegas menyangkal segala implikasi terkait dengan masalah ini dan jenis tindakan seperti ini," kata Getafe.

Terpisah, surat kabar El Pais melaporkan pertandingan itu dipandang sebagai bagian dari Operasi Oikos, yang dilakukan kepolisian tahun lalu. Operasi itu sudah meringkus 11 orang, terkait pengaturan skor untuk mendapat keuntungan dalam judi sepakbola.

Adapun pertandingan Getafe vs Villarreal berakhir imbang 2-2 ketika itu, dan Valencia menang 2-0 atas Real Valladolid. Getafe tetap gagal ke kompetisi Eropa.



Simak Video "Barcelona Bantai Villarreal 4-0, Ansu Fati 2 Gol"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com