sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 05 Jul 2020 07:55 WIB

Griezmann Memang Bintang, tapi Tak Harus Main Melulu

Mohammad Resha Pratama - detikSport
BARCELONA, SPAIN - FEBRUARY 15: Antoine Griezmann of FC Barcelona gestures during the Liga match between FC Barcelona and Getafe CF at Camp Nou on February 15, 2020 in Barcelona, Spain. (Photo by Eric Alonso/Getty Images) Antoine Griezmann memang bintang tapi tak harus main melulu (Eric Alonso/Getty Images)
Barcelona -

Quique Setien memahami rasa frustrasi Antoine Griezmann saat ini. Tapi, pelatih Barcelona itu tidak bisa memainkan Griezmann terus-menerus.

Didatangkan 120 juta euro dari Atletico Madrid, Griezmann belum tampil memuaskan untuk Barcelona. Dia baru bikin 14 gol di seluruh kompetisi sejauh ini.

Tak cuma tampil buruk, Griezmann juga terlibat perselisihan dengan Lionel Messi sehingga makin menyulitkan kariernya di Barcelona. Bahkan dalam tiga laga terakhir, Griezmann cuma jadi cadangan.

Puncaknya Griezmann cuma dimainkan dua menit saat Barcelona diimbangi Atletico Madrid 2-2. Padahal Los Cules saat itu butuh kemenangan demi bersaing dengan Real Madrid.

Griezmann pun disebut merasa frustrasi dengan keputusan Setien tersebut dan sudah mengancam untuk segera dimainkan atau dia akan hengkang. Terkait Griezmann, Setien memahami rasa sesal si pemain.

Tapi, Setien tidak bisa membuat keputusan hanya untuk menyenangkan Antoine Griezmann karena dia harus memperhatikan pemain lain.



"Dia baik-baik saja kok. Saya sudah bicara dengannya. Antoine itu profesional yang hebat; dia pemain yang memahami situasi saat ini," ujar Setien seperti dikutip Sportskeeda.

"Dia luar biasa sekali dan sangat profesional. Dia akan biasa-biasa saja jika sudah bermain lagi. Dia sangat positif dan kami bisa mengandalkannya 100 persen ketika dia sudah bermain lagi," sambungnya.

"Saya bicara soal hierarki, tapi saya rasa tidak ada pemain yang tidak tersentuh. Antoine Griezmann itu pemain hebat yang sangat penting untuk klub dan tim."

"Tapi tidak semua tim bisa bermain. Saya sebenarnya ingin memainkan mereka semua, tapi saya harus bertanya kepada setiap pemain, apakah mereka bisa memberikan perbedaan di momen tertentu. Saya selalu memikirkan keputusan saya. Saya tidak mau membuat mereka menebak-nebak."

"Tim seperti Barca punya banyak pemain hebat, tidak bisa semua pemain bisa dimainkan. Ini terjadi pada seluruh tim dan wajar jika pemain marah karena mereka selalu ingin bermain. Saya yang bertanggung jawab atas keputusan itu," tutupnya.



Simak Video "Barcelona Masih Percaya Setien "
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com