Buat Apa Beli Cassano?

Buat Apa Beli Cassano?

- Sepakbola
Selasa, 03 Jan 2006 16:19 WIB
Buat Apa Beli Cassano?
Jakarta - Jendela transfer bulan Januari telah dibuka. Real Madrid langsung menggebrak dengan menggaet Cicinho dan (sebentar lagi) Antonio Cassano. Tapi pembelian Cassano menyebabkan tanda tanya: buat apa? Setelah dikalahkan musuh bebuyutannya Barcelona 3-0, Raul Gonzalez cs belum lagi bangkit dari keterpurukan. Dalam lima partai setelah itu skuad besutan Juan Ramon Lopez Caro hanya menuai 8 angka. Padahal pada saat yang sama saingan mereka Barca meraup 15 angka. Real semakin babak belur setelah pada partai terakhir sebelum libur mereka ditekuk klub papan bawah Racing Santander 1-2 di Santiago Bernabeu. Posisi Real di klasemen pun merosot dari peringkat dua ke posisi lima.Libur musim dingin selama dua minggu menjadi waktu yang tepat buat mencari penyebab keterpurukan Real. Tetapi Presiden Florentino Perez malah memberikan jawaban yang membingungkan. Ketimbang menunjuk nyungsep-nya mental pemain, menurut Perez kekalahan demi kekalahan yang diderita Real merupakan akibat dari kurangnya daya dobrak Real. Lihat saja pemain yang didatangkan Perez pada jendela transfer bulan Januari. Yang pertama adalah Cicinho. Brasil kelima yang mendarat di Real ini pada hakikatnya adalah seorang bek sayap (wingback). Tetapi di klub-klub sebelumnya pemain berusia 25 tahun ini dikenal rajin membantu penyerangan. Pemain lain yang sedang dalam proses menuju Real adalah Antonio Cassano. Meski baru berupa kabar tapi kepindahan striker AS Roma ini tampaknya tinggal menunggu waktu saja. Namun jika kedatangan Cicinho dapat dimaklumi mengingat kurangnya sumber daya manusia guna melapis Michel Salgado di posisi bek kanan maka kedatangan Cassano menimbulkan tanda tanya besar. Apakah Real kekurangan striker? Tidak. Di lini depan Real masih punya Ronaldo, Raul, Robinho, Julio Baptista dan Robert Soldado. Masih segar di ingatan Perez melepas Michael Owen ke Newcastle United karena ada surplus di lini ini. Pelatih Lopez Caro mengatakan kalau dia akan menerima Cassano karena pemain ini berkualitas internasional. Apakah Real kekurangan pemain berkualitas? Sepertinya julukan Los Galacticos sudah menjelaskan betapa Real sudah disesaki oleh pemain bintang dari berbagai negara. Mungkinkah jawabnya berkaitan dengan Fabio Capello? Sudah menjadi rahasia umum kalau Capello punya hubungan yang cukup erat dengan Cassano. Siapa tahu jika Cassano sudah memasuki Real, Capello, yang juga sedang diincar Real, tak ragu untuk melepas jabatannya di Juventus dan balik lagi ke mantan klubnya. Strategi ini pernah dilakukan Perez saat membujuk David Beckham dari Manchester United. Bedanya ketika itu Perez mendatangkan asisten pelatih MU Carlos Queiroz setelah membeli Beckham. Namun peran direktur teknis Benito Floro tidak bisa dilepaskan di sini. Maklum Floro memang berniat menumpuk pemain berusia muda di tubuh Real sekarang untuk aset masa depan. Dan mengingat usia Cassano yang baru 23 tahun maka pembelian pemuda bengal ini cukup masuk akal. Alasan lainnya? Tampaknya tidak ada. Kecuali bahwa Cassano dilepas dengan harga cukup murah 4,75 juta euro (setara Rp 55 miliar). Akankah Real hanya menjadi tempat persinggahan Cassano? Apakah dia akan menjadi Owen kedua di Bernabeu? Hanya waktu yang bisa menjawab. Foto: Antonio Cassano. Pembeliannya tak berguna? (asroma) (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads