Kunci Taklukkan Cassano

Kunci Taklukkan Cassano

- Sepakbola
Rabu, 04 Jan 2006 14:15 WIB
Kunci Taklukkan Cassano
Jakarta - Kontroversi Antonio Cassano akan menjadi masalah tersendiri buat Real Madrid. Tetapi menurut Eugenio Fascetti ada kunci buat menaklukkan kebengalan Cassano. Cassano pindah ke Real dengan predikat kontroversial. Mulai dari cekcok dengan para pelatih AS Roma mulai dari Rudi Voeller, Luigi Del Neri sampai Luciano Spaletti hingga tindakan indisipliner bergantian mencuat. Padahal sebagai striker performanya tidak bermasalah. Selama dua setengah musim, 30 gol telah dipersembahkan buat Roma. Gara-gara kecemerlangan pemuda kelahiran 12 Juli 1982 ini, Giovanni Trapattoni sempat memanggilnya ke timnas. Namun pada beberapa tahun terakhir justru kontroversi yang lekat dengan Cassano. Gara-gara itu pula namanya tenggelam. Tetapi ketertarikan Real membuat namanya mencuat lagi.Namun kemudian timbul pertanyaan apakah Cassano akan menimbulkan masalah baru di Real? Seharusnya tidak jika klubnya Florentino Perez mendengarkan nasihat yang diberikan Fascetti. Menurut mantan pelatih Bari ini kunci untuk menaklukkan kebengalan Cassano adalah dengan memberikannya kebebasan. "Waktu masih jadi pemain saya pernah bermain bersama Omar Sivori dan Giampiero Boniperti di Juventus. Mereka diberikan kebebasan yang lebih banyak dibandingkan yang lain. Dan sering kali mereka tidak terlalu menekan diri saat latihan," tutur Fascetti seperti dilansir Reuters, Rabu (4/1/2006). Bersama mantan arsitek Roma Fabio Capello, Fascetti di percaya sebagai dua pelatih yang mampu mengendalikan Cassano. Bersama keduanya bakat nama pemain yang dibeli Real dengan harga 3,5 juta pounds ini bahkan mencuat. Meskipun meminta Real buat memberikan kebebasan kepada Cassano namun Fascetti tetap mewanti-wanti agar mantan anak asuhnya tersebut melakukan introspeksi. "Adalah tugas pemain untuk menyadari kalau bakat perlu diasah karena mereka sendiri yang bisa memenangkan pertandingan," tutur pelatih yang menjadi saksi debut Cassano di usia 17 tahun itu. Bagaimanapun, Fascetti mendukung langkah Cassano yang pindah ke Real. Menurutnya Italia bukan lagi tempat yang tepat untuk mengembangkan karirnya. "Saya sudah katakan setidaknya sepanjang tahun lalu kalau yang terbaik buatnya adalah meninggalkan Italia. Di sini (Italia) tak ada yang mau memaafkannya buat kesalahan kecil sekalipun," tutur Fascetti. Foto: Antonio Cassano. Kebengalannya bisa ditaklukkan (gazetta) (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads