Menanti Barcelona yang Berbeda

Afif Farhan - Sepakbola
Senin, 24 Agu 2020 11:05 WIB
Barcelonas Argentinian forward Lionel Messi reacts after Bayern Munichs third goal during the UEFA Champions League quarter-final football match between Barcelona and Bayern Munich at the Luz stadium in Lisbon on August 14, 2020. (Photo by Manu Fernandez / POOL / AFP)
Menanti Barcelona yang Berbeda (AFP)
Barcelona -

Bagi Ronald Koeman, dirinya ditunjuk sebagai pelatih Barcelona bukanlah karena suatu revolusi. Tapi, Barcelona butuh citra baru.

Musim 2019/2020 jadi catatan buruk buat Barcelona. Tim asal Catalan itu disalip Real Madrid pada perebutan titel kampiun Liga Spanyol dan dibuat babak belur oleh Bayern Munich di Liga Champions pada fase perempatfinal dengan skor 2-8.

Selain itu, masalah internel bak menggunung. Dua kali memecat pelatih dalam semusim dan sang ikon, Lionel Messi menciptakan drama pemain vs staff kepelatihan sampai vs petinggi-petinggi klub.

Ronald Koeman holds up a soccer shirt with his name on it during his official presentation as coach for FC Barcelona in Barcelona, Spain, Wednesday, Aug. 19, 2020. Barcelona officially announced earlier on Wednesday a deal with Koeman to become their coach five days after the team's humiliating 8-2 loss to Bayern Munich in the Champions League quarterfinals. Barcelona says the former defender's deal runs through June 2022. Koeman replaces the fired Quique Setien. (AP Photo/Joan Monfort)Ronald Koeman, pelatih baru Barcelona (Joan Monfort/AP)

Walhasil, Barcelona memecat Eric Abidal si Direkrut Olahraga dan juga pelatihnya, Quique Setien. Untuk kursi pelatih, Ronald Koeman yang merupkan eks legenda klub dipinang untuk membesut Blaugrana.

Ronald Koeman pasti tahu, ada beban besar di pundaknya. Dilansir dari BBC, dia ingin meluruskan satu hal.

"Penunjukkan saya sebagai pelatih bukanlah karena Barcelona butuh revolusi. Barcelona hanya butuh citra yang baru," tegas pria asal Belanda tersebut.

AMSTERDAM, NETHERLANDS - MARCH 23:  Ronald Koeman manager of the Netherlands looks on  prior to the international friendly match between Netherlands and England at Johan Cruyff Arena on March 23, 2018 in Amsterdam, Netherlands.  (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)Ronald Koeman (Getty Images/Shaun Botterill)

Ronald Koeman pun langsung memikirkan soal skuad. Dirinya pasti ingin merombak beberapa sektor di skuad utama, khususnya yang diisi para punggawa yang sudah berusia di atas 30 tahun.

"Kami punya cukup waktu untuk membicarakan pemain mana yang kami butuhkan. Jika ada yang harus diganti, maka harus diganti," terangnya.

"Tapi, kami akan melakukan hal tersebut dengan komunikasi yang baik terhadap para pemain," lanjut Koeman.

Terakhir, Ronald Koeman yang pernah memperkuat Barcelona dari tahun 1989 sampai 1995 menyinggung soal kekalahan 2-8 dari Bayern Munich. Dia berjanji, akan membuat Barcelona yang tidak akan lagi dibantai seperti itu!

"Barcelona akan menunjukkan sesuatu yang berbeda sejak dikalahkan di Liga Champions. Pertandingan itu tak menampilkan bagaimana sebenarnya klub ini," tutupnya.

(aff/bay)