sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 31 Okt 2020 07:00 WIB

Maradona Prediksi Messi Akan Tinggalkan Barcelona, tapi...

Yanu Arifin - detikSport
BARCELONA, SPAIN - SEPTEMBER 16: Lionel Messi of FC Barcelona runs with the ball during the during the pre-season friendly match between FC Barcelona and Girona at Estadi Johan Cruyff on September 16, 2020 in Barcelona, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images) Lionel Messi diprediksi bakal meninggalkan Barcelona. (Foto: (Getty Images/David Ramos)
Buenos Aires -

Masa depan Lionel Messi di Barcelona masih belum jelas. Diego Maradona memprediksi, juniornya di Argentina itu bakal pergi, dengan satu catatan.

Kontrak Messi tinggal tersisa setahun di Barcelona. Belum ada tanda-tanda kontraknya bakal diperpanjang, mengingat situasi kedua belah pihak sebelumnya.

Ya, Messi sempat mengancam hengkang dari Barcelona pada musim panas lalu. Pemilik 6 Ballon d'Or itu sempat ingin pergi karena merasa kesal dengan kepemimpinan Josep Maria Bartomeu---yang kemudian mundur dari kursi presiden.

Messi sempat mengancam hengkang dengan klausul istimewanya, yakni bebas pergi di tiap akhir musim secara gratis dalam periode kontraknya atau hingga 2021. Namun, Barcelona memagarinya, dengan klausul senilai 700 juta euro, atau sekitar Rp 12 triliun.

Hal itu yang membuat Messi akhirnya mengalah, dan bertahan di Barcelona. Ia mengaku enggan menyeret masalah ini ke jalur hukum, sebab sudah cinta dengan Barcelona.

Tapi pada akhirnya, Messi tetap berpeluang hengkang mengingat kontraknya belum diperpanjang. Sejak Januari nanti, Messi pun sudah bisa bernegosiasi mencari klub baru, apabila kontraknya juga belum diperpanjang.

Maradona, legenda Argentina yang juga sempat membela Barcelona, memprediksi Messoi akan pergi. Namun, ia mengakui hal itu akan sulit sebab Barcelona pasti akan mempertahankannya.

"Saya tahu itu akan berakhir buruk, dan saya pikir Leo akan pergi. Itu juga terjadi pada saya. Barcelona bukanlah klub yang mudah, dan dia telah berada di sana selama bertahun-tahun dan tidak diperlakukan sebagaimana mestinya," kata Maradona kepada surat kabar Argentina Clarin, yang dilansir Marca.

"Dia [Messi] memberi mereka segalanya. Dia membawa mereka ke puncak, dan suatu hari dia ingin pergi untuk mendapatkannya pemandangan berbeda dan mereka berkata tidak.

"Apa yang terjadi adalah mereka malah membanting pintu dan membuatnya tidak mudah. Baik karena ada kontrak, klub yang sangat besar, atau orang-orang yang mencintai Anda. Saya tidak melakukannya di Napoli," jelas Maradona, yang baru berulang tahun ke-60 itu.



Simak Video "Presiden Argentina Beri Penghormatan Terakhir untuk Maradona"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com