sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 20 Nov 2020 18:05 WIB

Bukan Cuma Gaji, Bonus Terakhir Messi di Barcelona Wow Banget

Afif Farhan - detikSport
JEDDAH, SAUDI ARABIA - JANUARY 09:  Lionel Messi of Barcelona looks on during the Supercopa de Espana Semi-Final match between FC Barcelona and Club Atletico de Madrid at King Abdullah Sports City on January 09, 2020 in Jeddah, Saudi Arabia. (Photo by Francois Nel/Getty Images) Bukan Cuma Gaji, Bonus Terakhir Messi di Barcelona Wow Banget (Getty Images/Francois Nel)
Barcelona -

Lionel Messi adalah pemain dengan gaji tertinggi di Barcelona. Belum lagi kalau pergi nanti, bonus terakhirnya yang sangat besar menanti!

Barcelona lagi dilanda krisis keuangan, karena pandemi Corona. Pemasukan dari sponsor berkurang, yang celakanya neraca klub ikut terancam.

Salah satu cara untuk menyelamatkan keuangan Barcelona adalah degan memotong gaji para pemainnya lagi. Mau tak mau, kini Barcelona harus bisa mengurangi pengeluaran gaji pemain yang mencapai 190 juta euro (sekitar Rp 3,2 triliun) atau berisiko dinyatakan bangkrut di Januari tahun depan.

Di bursa transfer musim panas kemarin pun Barcelona irit belanja. Tentu, supaya meminimalisir keuangan.

Nahasnya seperti dilansir Marca, para pemain Barcelona menolak dipotong gaji. Salah satunya sang ikon, siapa lagi kalau bukan Lionel Messi.

Tahukah kamu, gaji Lionel Messi selama sepekan adalah sebesar 558 ribu euro. Jika dirupiahkan mencapai angka Rp 9,4 miliar!

BARCELONA, SPAIN - NOVEMBER 04: Lionel Messi of Barcelona celebrates after scoring his sides first goal from the penalty spot during the UEFA Champions League Group G stage match between FC Barcelona and Dynamo Kyiv at Camp Nou on November 04, 2020 in Barcelona, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Eric Alonso/Getty Images)Gaji Messi sepekan di Barcelona sebesar Rp 9,4 miliar (Getty Images/Eric Alonso)

Jika Messi tak mau potong gaji, langkah PHK karyawan diyakini akan dilakukan oleh pihak klub Barcelona. Para karyawannya malah sudah angkat bicara.

"Kami kecewa ketika Messi memutuskan bertahan. Kami semua tahu bakal ada lebih banyak pemecatan hanya untuk bisa membayar gaji Leo," kata salah satu pekerja Barcelona yang tidak disebutkan namanya kepada FourFourTwo.

"Saya mencintainya atas apa yang telah dia persembahkan buat klub kami dan buat sepakbola. Namun, saya lebih mencintai keluarga saya dan mendapatkan pekerjaan," lanjut karyawan itu.

Kontrak Lionel Messi akan habis di bursa transfer musim panas mendatang tepatnya pada 30 Juni 2021. Jika memang Messi nantinya pergi, maka Barcelona juga harus merogoh kantong dalam-dalam.

Dilansir dari Sport Bible, Barcelona harus membayar sejumlah uang kalau memang Lionel Messi nanti akan pergi. Tak sedikit jumlahnya, sekitar 33 juta euro atau setara Rp 550 miliar!

Hal itu merupakan salah satu poin dari kontrak Messi di Barcelona. Poin yang bernama keloyalan.

Jadi kala Messi memperpanjang kontrak di tahun 2017 silam, ada poin bernama keloyalan yang harus dibayarkan Barcelona padanya. Totalnya sebesar 66 juta euro atau setara Rp 1,1 triliun.

Setengahnya sudah dibayarkan ketika Messi kala itu memperpanjang kontrak. Setengahnya lagi, barulah dibayarkan ketika kontraknya habis.

Selain Lionel Messi, beberapa legenda Barcelona juga pernah merasakan hal tersebut. Hanya Carles Puyol, yang menolaknya karena merasa tak elok.

(aff/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com