sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 23 Jan 2021 06:35 WIB

Bisakah David Bettoni Jadi Juru Selamat Zidane di Madrid?

Randy Prasatya - detikSport
MADRID, SPAIN - SEPTEMBER 12: Real Madrid CF manager Zinedine Zidane (left) smiles beside his assistant coach David Bettoni during the Real Madrid CF training session at Valdebebas training ground on September 12, 2017 in Madrid, Spain. (Photo by Denis Doyle/Getty Images) David Bettoni mengambil alih tugas Zinedine Zidane sementara waktu. (Foto: Getty Images/Denis Doyle)
Jakarta -

David Bettoni mengambil alih tugas Zinedine Zidane di Real Madrid. Bettoni orang yang sudah puluhan tahun bersama dengan Zidane.

Madrid sedang dalam laju buruk di bawah asuhan Zidane. Los Blancos gagal di semifinal Piala Super Spanyol dan terdepak dari Copa del Rey.

Di saat hasil-hasil laga berakhir buruk, Zidane harus menjauh dari tim karena positif terpapar virus Corona. Dia diperkirakan harus mengisolasi diri sekitar dua pekan atau sampai hasil tes lainnya menyatakan negatif.

Sebagai asisten pelatih, Bettoni kini mengambil alih semua peran Zidane di sesi latihan dan pertandingan Madrid. Bettoni bukanlah orang kemarin sore yang mengenal Zidane.

Bettoni sudah menjadi asisten Zidane saat di Real Madrid Castilla. Kemudian ikut dibawa Zidane saat diangkat sebagai pelatih kepala tim senior, hingga kini terus bersama.

Artinya, Bettoni yang berusia 49 tahun atau lebih tua tujuh bulan dari Zidane, sudah kenal betul karakter permainan pelatih Madrid itu. Bettoni tidak bakal perlu repot untuk menjalankan apa yang sudah ada.

Jika ditarik jauh ke belakang, Bettoni dan Zidane sudah saling bersama saat masih di tim junior Cannes. Pria yang sama-sama berkewarganegaraan Prancis ini adalah dua sosok yang tak bisa dipisahkan.

"Mereka selalu bersama, tampak seperti saudara kembar meskipun yang satu berambut hitam dan yang lainnya pirang. Mereka makan bersama setiap malam, mereka dikenal sebagai David dan Yazid," kenang mantan rekan setim di Cannes, Denis Armbruster, yang dikutip dari Marca.

Awal mula kedekatan dimulai dari seringnya Bettoni meminjam bidet di tempat Zidane. Bettoni membutuhkannya untuk membasuh kaki.

"Bettoni memerlukan bidet untuk mengguyur kaki yang lecet, dan hanya Zidane punya satu di kamarnya. Berbagi hal-hal seperti itu menciptakan ikatan yang sangat kuat," kata Mickael Madar, yang lebih senior di Cannes pada saat itu.

Saking tidak bisa terpisahkan, Zidane mengikuti Bettoni ke Italia pada musim 1996/1997. Namun, Zidane berada di klub yang lebih baik dengan gabung Juventus dan Bettoni membela Avezzano.

Menarik untuk menantikan sentuhan Bettoni sebagai tangan kanan Zidane di Madrid. Kemenangan atas Alaves pada akhir pekan ini dibutuhkan Madrid untuk memperpanjang napas Zidane bersama Madrid.



Simak Video "Zidane Belum Menyerah"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com