sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 17 Feb 2021 04:30 WIB

Julian Nagelsmann Ngaku Tolak Real Madrid di 2018

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Leipzigs German headcoach Julian Nagelsmann celebrates after the UEFA Champions League Group H football match RB Leipzig v Manchester United in Leipzig, eastern Germany, on December 8, 2020. (Photo by Odd ANDERSEN / various sources / AFP) Julian Nagelsmann pernah menolak Real Madrid di 2018. (Foto: AFP/ODD ANDERSEN)
Jakarta -

Julian Nagelsmann menyedot perhatian karena kiprahnya sebagai pelatih di usia yang relatif masih sangat muda. Ia bahkan sudah menolak Real Madrid di 2018!

Nagelsmann melejit bersama Hoffenheim, yang merupakan klub profesional pertamanya sebagai pelatih. Ia baru 28 tahun waktu diangkat pada 2015 dan mulai menangani tim pada 2016.

Setelah menyelamatkan Hoffenheim dari degradasi pada akhir musim 2015/2016 --finis di urutan 15--, Nagelsmann mengantarkan timnya finis di urutan empat pada musim berikutnya. Dalam dua musim berikutnya, Hoffenheim finis di posisi tiga dan sembilan.

Sukses itu bikin Nagelsmann lantas direkrut RB Leipzig. Ia bergabung pada musim panas 2019 dan musim lalu membawa Die Roten Bullen finis ketiga di Bundesliga. Musim ini RB Leipzig menempati posisi dua sementara dan masih bertarung dengan Bayern Munich untuk gelar juara.

Rupanya bukan cuma RB Leipzig yang tertarik pada kiprah Nagelsmann di Hoffenheim. Real Madrid bahkan sudah menghubunginya pada musim panas 2018 dan memasukkannya dalam daftar pengganti Zinedine Zidane.

Tapi Nagelsmann menolak Madrid karena merasa belum punya modal cukup untuk menangani tim sebesar mereka.

"Penting untuk punya rencana karier, untuk membuat langkah yang tepat. Benar bahwa saya mendapatkan telepon dari Real Madrid. Tapi bukan cuma saya yang mereka hubungi," ungkapnya dikutip BBC.

"Mereka ingin berbicara dengan saya dan mengenal saya, dan mengetahui filosofi saya. Saya membuat keputusan yang tepat, itu tidaklah mudah karena Real Madrid adalah salah satu klub terbesar di dunia."

"Kalau mereka menelepon saya di masa depan, mungkin keputusannya akan berbeda. Tapi dua tahun lalu, keputusan saya tepat. Saya tidak punya waktu untuk bersiap, tidak ada waktu untuk mempelajari bahasanya. Saya tidak punya pengalaman besar di level internasional."

"Dengan Hoffenheim, kami cuma memenangi satu pertandingan kontinental. Jadi, duduk di kursi manajer Real Madrid bukanlah langkah yang tepat. Mengambil langkah untuk gabung Leipzig lebih baik buat karier saya," imbuh Julian Nagelsmann.



Simak Video "Presiden Real Madrid Florentino Perez Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com