Perpecahan di Tubuh Real?
Senin, 27 Feb 2006 23:07 WIB
Jakarta - Ada isyarat bahwa perpecahan di Real Madrid muncul kembali. Pernyataan bek El Real Sergio Ramos kepada publik yang membuka kenyataan bahwa borok lama di tubuh Real belum sembuh benar.Catatan dua laga terakhir Real menjadi salah satu faktor munculnya isyarat perpecahan tersebut. Faktor lain adalah pernyataan langsung dari 'orang dalam' Real, yaitu Sergio Ramos.Bek Real yang berusia 19 tahun ini mengungkapkan bahwa satu kesatuan di tubuh Real tidak terlihat sama sekali. Bahkan yang menurut Ramos sangat ironis adalah tidak ada selebrasi tim setelah gol tercipta.Contoh nyata yang diberikan Ramos adalah ketika ia menciptakan gol Real saat timnya dibekuk Real Mallorca 2-1. "Saya mencetak gol dan sepertinya yang terjadi adalah Mallorca yang mencetak gol. Saya sadar bahwa tidak ada seorang pun yang merayakannya," tutur Ramos kepada stasiun radio Cadena Sar, Senin (27/2/2006).Bagi Ramos kondisi tersebut terbilang cukup menyesakkan karena hal tersebut menunjukkan bahwa timnya tidak lagi memiliki semangat tim. Selain itu kesatuan antara rekan setim juga tidak nampak, padahal menurutnya hal tersebut merupakan salah satu kunci pokok kemenangan sebuah tim."Saya telah mengungkapkannya kepada beberapa rekan setim saya, tapi kita harus menghormati sikap mereka juga. Mungkin ini semua ada kaitannya dengan kompetisi untuk mendapat tempat atau waktu yang pemain habiskan di bangku cadangan," ungkap Ramos sedikit memaklumi.Pernyataan Ramos ini sedikit banyak menegaskan bahwa borok perpecahan di Real kembali terkuak. Setelah sempat dikabarkan ada 'pengelompokan' antara pemain Brasil dan non-pemain Brasil, kini perpecahan tersebut semakin parah.Yang terakhir adalah 'perang' antara Raul Gonzalez dengan Ronaldo. Adalah tanggapan Raul atas komentar Ronaldo yang mengisyaratkan hengkang satu hari sebelum laga Real melawan Arsenal pertengahan minggu lalu menjadi masalahnya.Menurut Raul ada sedikit egoisme dalam ungkapan Ronaldo saat itu. Hal inilah yang disayangkan Ronaldo yang menurutnya malah memperburuk suasana. "Kenyataannya adalah apa yang ia ungkapkan tidak memberikan pengaruh apa-apa selain malah memperburuk suasana," tutur Ronaldo kala itu.Mau tak mau, apapun masalah yang ada di Real harus segera selesai. Toh semua pemain dan manajemen punya tujuan yang sama yaitu membawa Real kembali ke puncak La Liga Primera Spanyol.Foto: Skuad Real Madrid kembali pecah? (AFP/Jaime Reina). (ian/)











































