Zaragoza Memburu Fans yang Rasis
Rabu, 01 Mar 2006 01:55 WIB
Jakarta - Real Zaragoza benar-benar geram dengan ulah fans yang melakukan aksi rasis. Perburuan terhadap pelaku rasis pun kini semakin serius dilancarkan manajemen klub.Aksi rasis fans telah membuat Zaragoza dihukum denda 600 euro oleh Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) musim lalu. Saat itu yang menjadi korban ialah Samuel Eto'o. Awal bulan ini kembali Zaragoza didenda karena fansnya menghina striker Real Betis asal Brasil, Robert. Kini dengan kasus kedua yang menimpa Eto'o, manajemen Zaragoza benar-benar geram. Bukan karena jumlah dendanya, tetapi penilaian RFEF bahwa Zaragoza tidak bisa mengatasi masalah rasis."Kami telah meminta semua pihak termasuk polisi untuk membantu kami menemukan siapa yang paling bertanggung jawab. Mereka yang diketahui terlibat, akan dihukum dan hasil penyelidikan kami akan diberikan kepada pihak yang berwenang," demikian penjelasan Zaragoza dalam situs resminya, Selasa (28/2/2006)."Kami sedang mempelajari permasalahan ini, dan jika mungkin akan berusaha mendidik mereka yang bersikap demikian. Klub ini akan menjadi yang paling bersemangat menentang segala bentuk rasis. Aksi rasis terlarang di Zaragoza. Kami adalah klub yang secara tradisi memiliki pemain kulit hitam di jajaran tim inti, dan mereka selalu dicintai dan didukung oleh fans."Kasus yang menimpa Eto'o pekan lalu membuat RFEF memberikan peringatan keras terhadap semua klub La Liga untuk segera mengatasi masalah rasis. Bahkan kini sebagian mengkampanyekan agar pertandingan ditunda, jika ada fans yang berulah. Namun sepertinya kampanye tersebut butuh kerja keras. Karena seperti pekan lalu, suporter Zaragoza tetap meneriaki Eto'o hingga pertandingan usai meski sudah ada himbauan melalui pengeras suara. (lom/)











































