Drama Dua Klub Kota Madrid Berebut Singgasana

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 17 Mei 2021 18:30 WIB
FILE PHOTO (EDITORS NOTE: COMPOSITE OF TWO IMAGES - Image numbers (L) 516743572 and 617499668) In this composite image a comparision has been made between Real Madrid Head Coach Zinedine Zidane (L) and Head coach of Club Atletico de Madrid Diego Simeone.  Real Madrid CF and Club Atletico de Madrid meet in one of the UEFA Champions League Semi Finals.  ***LEFT IMAGE*** MADRID, SPAIN - MARCH 20: Real Madrid Head Coach Zinedine Zidane looks on before the start of the La Liga match between Real Madrid CF and Sevilla FC at Estadio Santiago Bernabeu on March 20, 2016 in Madrid, Spain. (Photo by Denis Doyle/Getty Images) ***RIGHT IMAGE*** SEVILLE, SPAIN - OCTOBER 23: Head coach of Club Atletico de Madrid Diego Simeone looks on during the match between Sevilla FC vs Club Atletico de Madrid as part of La Liga at Estadio Ramon Sanchez Pizjuanon October 23, 2016 in Seville, Spain. (Photo by Aitor Alcalde/Getty Images)
Zidane dan Simeone, pelatih Real Madrid dan Atletico Madrid. (Foto: Denis Doyle/Getty Images, Aitor Alcalde/Getty Images)
Jakarta -

Atletico Madrid dan Real Madrid adalah dua tim yang tersisa dalam persaingan gelar juara LaLiga Spanyol. Dalam perjalanan berebut singgasana, persaingan kedua tim rival sekota itu pun menghadirkan drama.

LaLiga sudah menuntaskan jornada ke-37 pada akhir pekan. Artinya tinggal satu jornada lagi yang tersisa sampai kompetisi musim ini selesai dimainkan.

Di laga-laga menuju musim berakhir ini, laga-laga dimainkan berbarengan. Perhatian pun tertuju pada persaingan tim tiga besar yakni Atletico Madrid, Real Madrid, dan Barcelona.

Selesai pertandingan, tercoretlah Barcelona dari persaingan. Hal itu lantaran Los Cules kalah 1-2 dari Celta Vigo, plus hasil dari dua pesaingnya. Atletico dan Madrid sama-sama meraih poin penuh.

Namun, kemenangan Los Colchoneros dan Los Blancos pun tak lepas dari drama. Di San Mames, Real Madrid harus berjuang sekuat tenaga dalam menghadapi tuan rumah Athletic Bilbao. Demikin pula dengan Atletico Madrid yang harus ketinggalan duluan lawan Osasuna.

Usai memeras keringat sampai menit ke-68, barulah Real Madrid bisa menjebol gawang Bilbao yang memberikan perlawanan ketat sejak menit pertama. Gol Nacho saat itu sempat membuat El Real naik ke posisi teratas klasemen Liga Spanyol untuk sementara.

Situasi terlihat makin menguntungkan Real Madrid ketika gawang Atletico dijebol oleh Ante Budimir di menit ke-75. Osasuna unggul 1-0 atas Atletico.

Bahkan setelah Renan Lodi mampu membawa Atletico menyamakan skor atas Osasuna di menit ke-83, Real Madrid masih berhak atas posisi teratas klasemen berkat keunggulan head to head.

Namun, enam menit berselang, Atletico melengkapi comeback-nya itu lewat gol Luis Suarez yang dulu pernah empat kali juara Liga Spanyol bersama Barcelona. Gol Suarez bukan cuma bikin Atletico berbalik menang 2-1 tapi juga sukses menggeser Real Madrid.

Hasil di jornada ke-37 bikin Atletico Madrid memimpin klasemen Liga Spanyol dengan satu laga tersisa, lewat pencapaian 83 poin. Real Madrid membuntuti di posisi kedua dengan 81 angka.

Dibandingkan beberapa bulan lalu, Atletico Madrid memang sudah tak lagi berkuasa di puncak klasemen Liga Spanyol dengan keunggulan 10 poin seperti pada akhir Januari. Tapi situasi saat ini masih membuat skuad Diego Simeone masih pegang kendali gelar juara atas Real Madrid.

(krs/aff)