Carlo Ancelotti Kapok Utak-atik Posisi David Alaba

Afif Farhan - Sepakbola
Senin, 30 Agu 2021 11:40 WIB
VALENCIA, SPAIN - AUGUST 22: Jorge De Frutos of Levante and David Alaba of Real Madrid battle for the ball during the LaLiga Santander match between Levante UD and Real Madrid CF at Ciutat de Valencia Stadium on August 22, 2021 in Valencia, Spain . (Photo by Aitor Alcalde/Getty Images)
David Alaba (kanan) (Foto Getty Images)
Madrid -

Real Madrid mampu menang tips 1-0 dari Real Betis di lanjutan Liga Spanyol. Pelatih Carlo Ancelotti senang, khususnya kepada David Alaba!

Dalam pertandingan yang digelar di Estadio Benito VIllamarin, Minggu (29/8/2021) dini hari WIB, Real Madrid bermain agresif dengan 13 peluang, tiga di antaranya mengarah ke gawang. Betis juga mampu meladeni perlawanan Madrid dengan enam attempts on goal dari total 11.

Tapi, Los Blancos mampu mengunci kemenangan setelah Dani Carvajal mencetak gol di menit ke-61. Kemenangan kedua dari tiga laga menempatkan Real Madrid di puncak klasemen Liga Spanyol dengan tujuh poin. Real Betis di posisi ke-14 dengan dua poin.

Dilansir dari Marca, pelatih Carlo Ancelotti memainkan formasi yang sama 4-3-3. Tapi berbeda dari dua laga sebelumnya yang dipasang di bek sayap kiri, kini David Alaba diplot sebagai bek tengah.

"Posisi terbaik Alaba adalah di bek tengah," tegasnya.

VALENCIA, SPAIN - AUGUST 22: Jorge De Frutos of Levante and David Alaba of Real Madrid battle for the ball during the LaLiga Santander match between Levante UD and Real Madrid CF at Ciutat de Valencia Stadium on August 22, 2021 in Valencia, Spain . (Photo by Aitor Alcalde/Getty Images)Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti (AP)

David Alaba, pemain baru Real Madrid yang didapatkan secara bebas transfer dari Bayern Munich ini memang bisa bermain di tiga posisi. Alaba mampu bermain sebagai bek tengah, bek sayap kiri, atau gelandang bertahan.

Namun kini, Carlo Ancelotti sepertinya akan terus memainkan Alaba sebagai bek tengah dan enggan mengutak-atiknya lagi. Di pos bek sayap kiri, ada pemain muda Miguel Gutierrez yang tampil cukup oke.

"Di babak pertama kami kekurangan intensitas di pertahanan. Lalu di babak kedua, kami bisa meningkatkannya," terang Ancelotti.

"Permainan kami belum spektakuler, tapi setidaknya kami bisa clean sheet di laga ini," tutup pria asal Italia itu.

(aff/cas)