Barca Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Seks terhadap Anak di Bawah Umur

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 13 Des 2021 16:40 WIB
Picture shows a exterior view of the Camp Nou stadium in Barcelona on September 4, 2020. - Lionel Messi confirmed today he will stay at Barcelona, insisting he could never go to court against
Foto: AFP/PAU BARRENA
Jakarta -

Seorang sosok yang dulu mengendus bakat Andres Iniesta dan Xavi Hernandez kini dituding melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Barcelona ikut terseret kasus ini.

Menurut ESPN, Barcelona akan bekerja sama dengan pihak kepolisian di tengah dugaan pelecehan seksual oleh Albert Benaiges, yang dulu pernah menjadi salah satu pimpinan di akademi klub Catalan tersebut.

Tudingan ini sendiri muncul seiring investigasi oleh surat kabar Ara, yang menyertakan 60 saksi, mengenai dugaan tindakan tak pantas Albert Benaiges semasa jadi guru olahraga di sebuah sekolah di kota Catalan periode 1980-1990.

Menurut laporan Ara, dalam kasus pelecehan seksual ini, Benaiges antara lain dituding sudah memamerkan organ tubuh pribadinya di hadapan murid laki-laki dan perempuan, juga menyentuh murid-murid tersebut.

Namun, sejauh ini belum ada tudingan yang mengindikasikan adanya hal serupa di akademi Barca. Benaiges sendiri bekerja di Barcelona pada periode 1992-2012, sebelum kembali pada awal tahun ini.

"Barcelona sepenuhnya memberi dukungan buat para terduga korban yang sudah menjadi korban dari tindakan tak pantas sebagaimana dilaporkan di (sebuah sekolah di) Barcelona," kata Presiden Barcelona Joan Laporta.

"Kami bekerja sama secara transparan dengan pihak kepolisian untuk mengklarifikasi apakah tindakan serupa juga terjadi di klub kami. Kami akan selalu melindungi dan memproteksi anak di bawah umur dan juga keluarganya. Barca berdiri bersama pihak yang mengalami ketidakadilan dan kekerasan."

"Kami takkan bersembunyi dari situasi ini. Jika ada kasus yang terdeteksi di klub, kami akan menanganinya setransparan mungkin, seraya mendukung penuh yang terdampak dan keluarganya," tuturnya.

Benaiges, yang kini berusia 71 tahun, disebut-sebut sebagai salah satu sosok yang mengendus bakat besar pemain seperti Iniesta dan Xavi di Barca. Ia sempat menempati sejumlah posisi di akademi Barca sebelum pergi di tahun 2012. Tapi bulan Maret lalu ia kembali ke Barcelona setelah Laporta terpilih lagi sebagai Presiden.

Pada pekan lalu, Benaiges kembali mundur dari posisinya di Barca seiring dengan investigasi oleh Ara. Ia juga menegaskan dirinya tidak bersalah.

"Aku tak pernah melukai siapa-siapa dan jika pun aku melakukannya, itu tidaklah dengan disengaja. Aku punya seorang putra adopsi dan empat anak asuh; nuraniku masih jernih, aku tak pernah memaksa siapa-siapa, dan aku pun mengecam para pedofil," kata Benaiges.

(krs/krs)