David Alaba Kaget Jam Makan Malam di Spanyol

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 05 Jan 2022 07:30 WIB
BARCELONA, SPAIN - OCTOBER 24: David Alaba of Real Madrid CF celebrates after scoring his teams first goal during the La Liga Santander match between FC Barcelona and Real Madrid CF at Camp Nou on October 24, 2021 in Barcelona, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images)
David Alaba kaget dengan jam makan malam di Spanyol (Foto: Getty Images/David Ramos)
Madrid -

David Alaba mengaku senang bisa beradaptasi cepat di Real Madrid. Hanya saja, Alaba sempat dibuat kaget dengan jam makan malam di Spanyol.

Alaba pindah ke Madrid musim panas lalu dengan status bebas transfer dari Bayern Munich. Alaba memutuskan mengakhiri 11 tahun pengabdiannya bersama klub Bavaria tersebut.

Di Bayern, Alaba adalah legenda klub dengan sederet trofi, termasuk 10 gelar Bundesliga dan dua gelar Liga Champions. Bergabungnya Alaba memang menguntungkan Madrid mengingat dia pemain serbabisa.

Buktinya Alaba tanpa kesulitan langsung moncer di lini pertahanan Madrid dengan torehan dua gol dari 24 pertandingan, menyamai catatan golnya di dua musim terakhir bareng Bayern.

Sudah pasti petinggi Madrid sekaligus pelatih Carlo Ancelotti puas dengan performa Alaba, yang memang sejak awal diproyeksikan menggantikan Sergio Ramos.

Alaba pun senang bisa cepat beradaptasi dengan klub barunya tersebut. Meski demikian, kehidupan di luar lapangan ternyata lebih menantang untuk pemain 29 tahun tersebut.

Di awal kedatangannya ke Spanyol, Alaba kaget dengan kultur masyarakatnya, terutama soal jam makan malam. Di musim panas, Alaba biasanya menyantap makan malam pukul 20.00 namun orang-orang Spanyol punya jam makan lebih larut sekitar pukul 21.00-22.00.

"Kebiasaan di sini agak berbeda dan itulah perubahan besar untuk saya," ujar David Alaba kepada SZ.

"Khususnya musim panas, kehidupan berhenti total di sore hari," sambungnya.

"Ketika saya pertama datang ke sini dan ingin makan malam, saya tiba pukul 20.00 di restoran dan sering duduk sendirian. Barulah setelah saya pergi, banyak orang yang datang."

(mrp/cas)