Isco dan Hazard Juru Selamat Madrid dari Bangku Cadangan

Putra Rusdi K - Sepakbola
Jumat, 21 Jan 2022 10:00 WIB
ELCHE, SPAIN - JANUARY 20: Isco of Real Madrid celebrates scoring during the Copa Del Rey match between Elche and Real Madrid at Estadio Martinez Valero on January 20, 2022 in Elche, Spain. (Photo by Aitor Alcalde/Getty Images)
Isco dan Eden Hazard jadi juru selamat Real Madrid saat menghadapi Elche (Foto: Getty Images/Aitor Alcalde)
Elche -

Carlo Ancelotti tak bisa menepikan peran besar Isco dan Eden Hazard saat Real Madrid comeback atas Elche. Keduanya bikin gol usai masuk dari bangku cadangan.

Madrid secara dramatis mampu mengalahkan Elche 2-1 lewat perpanjangan waktu di Stadion Manuel Martinez Valero pada babak 16 besar Copa del Rey, Jumat (21/1/2022) dini hari WIB. Duel harus berlanjut ke extra time usai kedua tim bermain imbang 0-0 selama 90 menit.

El Real sempat berada dalam situasi sulit setelah Marcelo mendapat kartu merah pada menit ke-102. Marcelo yang jadi pemain terakhir di lini pertahanan Madrid melanggar Tete Merente sehingga wasit harus mengusirnya.

Satu menit berselang, Madrid kebobolan akibat gol dari Gonzalo Verdu. Los Blancos tak menyerah meski bermain dengan 10 pemain. Mereka secara luar biasa mampu membalikkan keadaan berkat gol dari Isco di menit ke-108 dan Eden Hazard pada menit ke-116.

Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, tak bisa menepikan peran besar Isco dan Hazard pada kemenangan timnya kali ini. Kedua pemain tersebut mampu membuat perubahan meski masuk menjadi pemain pengganti.

Berkaca pada hal ini, Don Carlo, berjanji bakal memberikan menit bermain yang lebih banyak kepada Isco dan Hazard. Isco dan Hazard memang tak jadi pilihan utama Ancelotti di musim ini.

Isco baru tampil dalam 11 laga di semua ajang. Sementara, Hazard bermain dalam 17 laga dengan sebagian besar menjadi pemain pengganti.

"Hazard dan Isco telah memenangkan pertandingan untuk kami. Kami harus menggarisbawahi itu karena itu sangat penting," ujar Ancelotti dikutip dari situs resmi Real Madrid.

"Mereka berdua pantas mendapat menit lebih banyak. Masa lalu adalah masa lalu, saya bisa memanggil mereka dan skuat yang memiliki segalanya."

"Mereka menunjukkan karakter, tidak pernah menyerah, mereka berjuang sampai akhir meskipun menghadapi kesulitan. Ini adalah hal paling bahagia yang pernah saya rasakan tentang sebuah kemenangan sepanjang musim," jelas pelatih asal Italia ini.

(pur/ran)