'Pemain Real Dikotak-kotakkan'
Senin, 15 Mei 2006 03:09 WIB
Jakarta - Zinedine Zidane memberi "wejangan" akhir kepada Real Madrid sebelum meninggalkan klub ini di akhir musim. Ia menyesal bahwa para pemain sesungguhnya dikotak-kotakkan.Sistem perekrutan pemain berdasarkan falsafah "Zidane dan Pavon" yang diusung mantan presiden Florentino Perez -- bermakna paduan antara bintang-bintang mancanegara macam Zidane dengan produk lokal seperti Pavon -- pada kenyataannya tidak seideal kedengarannya.Pembedaan "kelas" itu, menurut Zidane, justru mendatangkan kesenjangan di antara pemain. Ujung-ujungnya hanya si bintang yang dianggap penting, sedangkan pemain muda (lokal) kurang mendapat perhatian.Pemunculan label "Galacticos" pada pemain-pemain seperti Zidane, Ronaldo, atau David Beckham juga tidaklah bijak karena tidak menciptakan kondisi kesejajaran di antara para pemain. "Aku pikir, memalukan sekali orang-orang membicarakan 'Zidane dan Pavon' karena itu jelas-jelas mengotak-ngotakkan tim ini," tukas Zidane kepada stasiun televisi Spanyol, Antena 3, Minggu (14/5/2006)."(Kebijakan) itu sangat buruk untuk tim dan orang-orang yang berbicara tentang 'Galacticos' dan semuanya mendatangkan banyak masalah besar buat kami."Diceritakan Zidane, suasana di ruang ganti pemain El Real tidak semenyenangkan seperti mungkin dikira orang. Banyaknya pemain hebat dengan ego masing-masing membuat komunikasi justru terhambat."Sesama kami tidak berbicara secara langsung, sebagaimana banyak orang berpikir mereka mungkin telah mengecewakan satu sama lain," ungkap gelandang berusia 33 tahun itu, yang sehabis Piala Dunia akan gantung sepatu.Real Madrid untuk ketiga kalinya berturut-turut tidak memenangi satu turnamen pun di setiap musim. Ini merupakan catatan terburuk klub ini dalam kurun waktu 50 tahun."Kami telah berjalan salah. Dan yang paling membuatku terluka adalah kami tidak meraih satupun tropi juara. Susah memang untuk merengkuh lima gelar juara, tapi tidak memenanginya satupun betul-betul menyakitkan.""Mungkin tidak adil buatku pensiun tanpa memenangi apapun musim ini, tapi memang lebih baik pergi," tambah Zidane, yang akan memainkan laga terakhir buat Los Blancos pada hari Selasa besok melawan Sevilla. Foto: Zidane saat berlatih dengan Pavon. Kelas pemain di Real Madrid terkotak-kotak. (AFP/Javier Soriano) (a2s/)











































