ADVERTISEMENT

Trio Gelandang Masa Depan Real Madrid: Valverde, Tchouameni, Camavinga

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 13 Jun 2022 19:40 WIB
federico valverde aurelien tchouameni eduardo camavinga real madrid
Federico Valverde, Aurelien Tchouameni, dan Eduardo Camavinga. (Foto: ANP/NurPhoto/Getty Images)
Jakarta -

Real Madrid tampaknya sudah punya trio gelandang masa depannya. Ada Federico Valverde, Aurelien Tchouameni, dan Eduardo Camavinga.

Madrid saat ini punya tiga gelandang top, yang sudah mempersembahkan banyak trofi. Ketiganya adalah Casemiro, Luka Modric, dan Toni Kroos.

Casemiro, Modric, dan Kroos menjadi tulang punggung kesuksesan Madrid dalam sedekade terakhir. Tercatat, ketiganya sudah membantu memenangkan tiga titel LaLiga serta empat gelar Liga Champions.

Khusus untuk Casemiro dan Modric, keduanya bahkan sudah memberi 5 gelar juara Liga Champions, karena lebih dulu gabung ke Madrid ketimbang Kroos. Kini, ketiganya sudah memasuki usia senja.

Casemiro sudah berusia 30 tahun, saat Modric berusia 36 tahun dan Kroos sudah 32 tahun. Dengan persaingan yang makin ketat, Madrid mulai melakukan regenerasi.

Tiga gelandang muda kini sudah dimiliki Los Blancos. Mereka adalah Federico Valverde, Eduardo Camavinga, serta Aurelien Tchouameni.

Chelsea's Ruben Loftus-Cheek, left, challenges for the ball with Real Madrid's Federico Valverde during a Champions League first-leg quarterfinal soccer match between Chelsea and Real Madrid at Stamford Bridge stadium in London, Wednesday, April 6, 2022. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)Aksi Valverde di Real Madrid. Foto: AP/Kirsty Wigglesworth

Federico Valverde merupakan jebolan tim muda Real Madrid. Sempat dipinjamkan ke Deportivo La Coruna, ia dipanggil pulang pada 2018 hingga saat ini. Bersama pelatih Zinedine Zidane, ia bisa menyegel satu tempat di tengah, sebelum kini juga diandalkan Carlo Ancelotti.

Pemain asal Uruguay itu kini sudah bermain 148 kali untuk Madrid, dan membantu memenangkan dua titel LaLiga dan sekali Liga Champions.

Real Madrid's Eduardo Camavinga, center, and Real Sociedad's Igor Zubeldia battle for the ball during the Spanish La Liga soccer match between Real Madrid and Real Sociedad at the Bernabeu stadium in Madrid, Spain, Saturday, March 5, 2022. (AP Photo/Manu Fernandez)Eduardo Camavinga di Real Madrid. Foto: (AP/Manu Fernandez)

Kemudian, Camavinga direkrut Madrid pada musim panas 2021. Gelandang Prancis berusia 19 tahun itu juga bisa menjadi andalan Don Carlo musim lalu, meski masih bermain di bawah bayang-bayang Modric dan Kroos. Camavinga bisa membuat 40 penampilan di musim perdananya, dan membawa gelar LaLiga serta Liga Champions.

Melengkapi Valverde dan Camavinga, Madrid kemudian merekrut Tchouameni dari AS Monaco. Pemain 22 tahun itu direkrut untuk mengisi pos gelandang bertahan.

MARSEILLE, FRANCE - MARCH 6: Aurelien Tchouameni of Monaco celebrates the victory with the supporters following the Ligue 1 Uber Eats match between Olympique de Marseille (OM) and AS Monaco (ASM) at Stade Velodrome on March 6, 2022 in Marseille, France. (Photo by John Berry/Getty Images)Tchouameni bersama AS Monaco Foto: Getty Images/John Berry

Bersama Monaco, Tchouameni tampil 50 kali di semua ajang pada musim 2021/2022. Lima gol dan tiga assist juga dicetak.

Dengan trio gelandang itu, maka bisa dipastikan Real Madrid tengah mempersiapkan generasi baru sepeninggalan Casemiro, Modric, dan Kroos yang bertabur gelar. Bisakah Federico Valverde, Eduardo Camavinga, dan Aurelien Tchouameni menanggung beban itu?

(yna/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT