Ada Prahara di Barcelona
Selasa, 25 Jul 2006 14:03 WIB
London - Ini hanya di Barcelona. Joan Laporta, presiden klub yang membuat El Barca dua kali berturut juara La Liga dan Liga Champions 2006, diancam dipecat oleh pendukung timnya sendiri.Tentunya tidak semua pendukung Barcelona. Tetapi apa boleh buat, seruan mereka telah didengar dan Joan Laporta harus lengser. Laporta dituduh melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga klub untuk tidak memegang masa kepresidenan lebih dari empat tahun dalam satu periode.Dalam hitungan tahun sebenarnya Laporta belum melanggar karena ia terpilih pada tanggal 22 Juni 2003. Tetapi AD/ART klub menyebutkan bahwa periode satu tahun adalah masa antara Juli hingga Juni tahun berikutnya. Karenanya pengadilan Spanyol menetapkan masa beberapa hari di bulan Juni hingga ke bulan Juli saat Laporta naik ke tampuk kepresidenan sama dengan hitungan satu tahun. Dan Laporta pun dianggap melanggar hukum karena baru akan menyerahkan kekuasaan Jumat depan ini, satu bulan lebih lama dari seharusnya.Kalau Laporta nantinya ditetapkan melanggar hukum maka ia tidak akan diperbolehkan berpartisipasi dalam pemilihan presiden Barcelona lagi. Bahkan ketika Laporta telah mengembalikan kejayaan Barcelona? Bahkan ketika Barcelona kembali difavoritkan untuk mempertahankan Liga Champions dan La Liga? Bahkan ketika Barcelona mempunyai skuad yang semakin menggiurkan dengan kedatangan Gianluca Zambrotta dan Lilian Thuram?Persolannya bukan itu. "Siapa yang melakukan kesalahan harus bertanggung jawab," kata anggota pendukung Barcelona berusia 81 tahun Francesc Guto seperti dikutip harian Marca.Laporta sendiri belum bereaksi. Ia masihlah favorit bagi mayoritas 140 ribu pendukung Barcelona yang berhak memberikan suara. Tetapi pertama ia harus lolos dari keputusan pengadilan. (a2s/)











































