Makin Tak Betah, Beckham?
Selasa, 21 Nov 2006 11:07 WIB
Jakarta - Mengeluh, melontarkan kekecewaan, dan puncaknya ngacir ke luar negeri tanpa izin pelatih. Inikah tanda-tanda ketidakbetahan David Beckham di Real Madrid? Sosok Fabio Capello buat banyak pihak di Real adalah penyelamat. Kehadirannya mulai musim 2006-07 di klub juara Liga Champions sembilan kali itu diharapkan akan mendongkrak prestasi Real yang terpuruk tiga musim belakangan. Namun buat Beckham, kehadiran Capello malah menghadirkan mimpi buruk untuknya. Becks, yang tidak pernah akrab di bangku cadangan Real semenjak tiba di Madrid musim 2003-04 lalu, tiba-tiba harus berakrab ria dengan bangku cadangan. Bayangkan, baru sembilan ia tampil buat Real musim ini. Empat kali diantaranya pun ia harus lalui sebagai pemain pengganti. Padahal kontribusinya buat Real di tiga musim sebelumnya tak bisa dibilang buruk. Namun tersingkirnya ia dari skuad timnas Inggris menjadi pembenaran Capello untuk menyingkirkannya. Frustasikah Becks? Tentu. "Saya tidak bermain terlalu banyak untuk Real Madrid dan itu sangat menyulitkan. Pelatih (Capello) tahu kalau saya tidak bahagia duduk di bangku cadangan. Ini adalah waktu terburuk dalam karir saya," tutur pesepakbola 31 tahun ini pada Sports Week. Entah merasa jenuh dengan kondisinya atau memang sudah berencana, hari Jumat (17/11/2006), Becks memilih 'plesir' ke Roma untuk menghadiri pesta pra-nikah sahabatnya, Tom Cruise. Yang menjadi masalah Capello sudah jelas melarangnya meninggalkan Madrid supaya program pemulihan cederanya tidak terbengkalai. Sempat beredar kabar kepergiannya tidak direstui Capello. Tetapi sang pelatih sendiri membantah kabar tersebut dan mengatakan bahwa Becks pergi dengan izin dari klub. Capello juga menegaskan bahwa Beckham tak menyalahi perintahnya karena tidak ada program pemulihan cederanya yang terbengkalai. Dibela sang pelatih, gelagat ketidakbetahan masih ditunjukan Beckham. Kali ini soal kontraknya. Mengaku tidak akan pergi saat bursa transfer Januari digelar, tetapi Becks tidak menjamin tetap di Real tahun depan. Ia pun belum memperpanjang kontrak yang akan berakhir seiring dengan berakhirnya musim 2006-07. "Semenjak saya bergabung dengan Real di tahun 2003, saya sudah ditangani enam pelatih, tiga presiden, dan saya sudah pindah rumah empat kali. Sulit sekali menetap di sini namun itu adalah pengalaman hidup yang berharga jadi bulan Januari saya tidak akan pergi," ujarnya kali ini kepada News of The World. "Masa depan saya akan ditentukan oleh pertemuan antara perwakilan saya dengan klub. Presiden (Ramon Calderon) mengatakan bahwa ia ingin mempertahankan saya jadi saya tidak terburu-buru," tukasnya.Melihat gelagat Beckham dan tawaran fulus dari berbagai klub di luar Spanyol, bukan tak mungkin ia menyerah. Apalagi selama di Real tidak satu pun gelar berhasil diraihnya. Benar begitu, Becks? (mel/key)











































