Capello Identifikasi Masalah Real
Kamis, 11 Jan 2007 12:26 WIB
Madrid - Sebelum menghadapi Real Zaragoza dalam lanjutan La Liga, Real Madrid akan menghadapi Real Betis di Copa del Rey. Hasil-hasil baik pun ditunggu mengingat masalah sudah teridentifikasi. Pasca kekalahan 0-2 atas Deportivo La Coruna, Direktur Olahraga Pedja Mijatovich sudah mengidentifikasi masalah yang membuat Real terpuruk dua bulan belakangan. Sayang ketika itu ia enggan mengungkapkannya. Kenyataan itu membuat spekulasi beredar. Dari banyak spekulasi, pelatih Fabio Capello dianggap sebagai pangkal masalah. Taktik bertahan pria asal Italia itu disebut-sebut kurang cocok buat Real. Benarkah Capello yang menjadi biang kerok? Sebelum mendampingi timnya menghadapi Betis di babak 16 besar Copa del Rey, Jumat (11/1/2007) dinihari WIB, ia berterus-terang mengenai masalah yang dihadapi timnya sebulan terakhir. "Kami sudah kehilangan semangat dan antusiasme. Inilah kegagalan kami yang utama," ungkap mantan pelatih Roma itu seperti dikutip situs resmi Real. Ditambahkan Capello, mental sebetulnya sudah menjadi problem Real sejak lama. Ia sendiri sudah berhasil mengatasi masalah tersebut di awal musim. Itu dibuktikan dengan performa lumayan Real, yang sempat tidak terkalahkan pada lima laga awalnya di liga. Tapi masalah itu kembali muncul dua pertandingan terakhir. "Ketika saya tiba di Madrid bulan Juli (tahun lalu), saya berbicara soal derita dan perjuangan yang harus kami hadapi sebagai pemakai warna ini dan seragam ini. Tapi semuanya menghilang pada dua pertandingan terakhir," tuturnya. "Kami telah mengadopsi beberapa langkah penting yang akan kami implementasikan pada waktu yang tepat. Contohnya, kami akan melakukan latihan tertutup guna mendapatkan konsentrasi penuh setiap waktu," jelasnya. Meskipun sudah menjelaskan masalahnya, Capello tidak menghindar dari tanggung jawab. Walau terima disalahkan, namun ia menganggap tanggung jawab ada pada semua pihak. "Kalah atau menang, kesalahan selalu milik semuanya. Keinginan untuk menang telah menghilang pada dua pertandingan terakhir. Itulah alasannya, dan tim pelatih juga bertanggung jawab karena itu," tukasnya. Bisakah Real memperbaiki performanya? (mel/lom)











































